BANTEN RAYA.COM- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi meluncurkan program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta mulai tahun ajaran 2025/2026.
Menanggapi hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten memastikan siap mengawal pelaksanaan program tersebut agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris Komisi V DPRD Banten, H. Rifky Hermiansyah, yang menilai kebijakan tersebut sebagai terobosan penting yang menjawab keresahan banyak orang tua selama ini.
“Kami dari Komisi V sangat bersyukur atas diluncurkannya program sekolah gratis oleh Bapak Gubernur Andra Soni. Ini langkah besar untuk menjawab keresahan masyarakat, terutama mereka yang tidak bisa masuk sekolah negeri,” kata Rifky, Senin, (5/5/2025).
Rifky mengatakan, pihaknya akan memastikan implementasi program berjalan sesuai dengan tujuan awal, yaitu memberikan keadilan pendidikan bagi seluruh anak di Banten.
“Tentu kami di Komisi V akan terus mengawal agar pelaksanaannya sesuai dengan harapan Pak Gubernur. Karena ini bukan hanya janji politik, tapi bagian dari visi Banten Maju, Adil, Merata dan Tidak Korupsi,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa, selama ini banyak siswa di Banten yang tidak diterima di sekolah negeri harus membayar biaya di sekolah swasta. Namun, dengan adanya program ini, semua siswa kini mendapatkan hak yang sama.
“Sekarang semua anak, baik yang sekolah di negeri maupun swasta, berhak atas pendidikan gratis. Tidak ada lagi alasan anak putus sekolah karena tidak mampu bayar,” tambahnya.
Sementara itu, sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa seluruh biaya sekolah, seperti SPP, uang gedung, dan buku LKS, sudah ditanggung oleh Pemprov Banten. Satu-satunya biaya yang belum ditanggung adalah seragam sekolah.
“Untuk wilayah Tangerang Raya kami alokasikan Rp250 ribu per siswa per bulan, dan Rp150 ribu untuk wilayah lainnya. Dana dikirim ke rekening siswa dan langsung otomatis masuk ke rekening sekolah,” jelas Andra.
Andra menyebut, peluncuran program pada peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah sebagai bentuk kepedulian Pemprov terhadap masa depan pendidikan di Banten.
Baca Juga: Warga Wanasalam Tandu Jenazah Gegara Ambulance Tak Bisa Lewat, Pemkab lebak Janji Bangunkan Jalan
“Misi kami jelas, memberikan keadilan bagi anak-anak yang tidak memiliki kesempatan masuk sekolah negeri. Sekolah swasta pun kini jadi bagian dari solusi, bukan beban,” katanya.
Diketahui, saat ini sudah ada 811 sekolah swasta yang sudah diverifikasi dan siap menjalankan program sekolah gratis. Terdiri dari 235 SMA, 520 SMK, dan 56 SKh swasta. (***)


















