BANTEN RAYA.COM – Komisi I DPRD Provinsi Banten menyoroti rendahnya serapan anggaran dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerjanya. Hingga triwulan kedua tahun ini, serapan anggaran baru mencapai 12 persen. Hal ini terungkap dalam rapat evaluasi bersama mitra kerja Komisi I, seperti Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo), Satpol PP, Kesbangpol, dan Kantor Penghubung.
Sekretaris Komisi I DPRD Banten, Umar Barmawi mengatakan, rendahnya serapan anggaran sebagian besar dipengaruhi keragu-raguan OPD dalam melaksanakan kegiatan akibat adanya surat edaran pemangkasan anggaran.
“Kami berharap mitra kerja Komisi I tetap melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Jangan sampai surat edaran itu menjadi hambatan, apalagi kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Umar, Minggu, (27/4/2025).
Umar menerangkan, pihaknya sudah meminta agar para OPD bisa sesegera mungkin melaluman percepatan pelaksaan program yang telah dianggarkan.
Baca Juga: Kades di Lebak Minta Banprov Rp300 Juta Pertahun
“Tadi kita sampaikan kepada mitra kerja seperti Diskominfo, itu agar mereka melakukan percepatan pelaksanaan program yang telah dianggarkan. Salah satunya terkait penyediaan fasilitas internet di sekolah-sekolah, terutama yang berada di daerah blank spot,” jelasnya.
“Ke depan ini kan akan ada PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), makanya saya minta Diskominfo segera percepat pengadaan jaringan internet di sekolah-sekolah yang blank spot. Jangan sampai siswa dan sekolah terdampak karena masalah teknis seperti ini,” tambah Umar.
Umar menyebutkan, keragu-raguan OPD untuk mengeksekusi program menjadi penyebab belum terserapnya anggaran secara masif. Karena adanya pencoretan pada kegiatan atau tempat pelaksanaan sosialisasi.
“Padahalkan tidak semua kegiatan dihapus. Kami tegaskan, OPD jangan ragu. Jalankan program sesuai perencanaan dan pastikan semua kegiatan tetap mengacu pada aturan dan nomenklatur yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I Muhammad Faizal menegaskan, para OPD diminta agar bisa segera melakukan penyerapan anggaran terlebih pada program-program yang menyentuh langsung kepada masyarakat.
Baca Juga: Diler Honda Fajar Mandiri Baros Himpun 17 Kantong Darah
“Iya kita lakukan rapat koordinasi bersama mitra-mitra kerja Komisi I untuk mengetahui apa-apa saja program yang terdampak efisiensi dan mana yang bisa dijalankan. Untuk yang bisa dijalankan itu kita minta agar segera dilakukan penyerapan,” kata Faizal.
“Terlebih kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat, itu kita untuk bisa dilakukan penyerapan. Tapi, kita minta juga jangan sampai menurunkan kualitas pelayanan,” tambahnya.
Faizal mengatakan, pihaknya akan selalu mencek penyerapan anggaran dari tiap-tiap mitra kerja Komisi I. Menurutnya, meskipun serapan anggaran di triwulan satu masih rendah. Namun ia mengatakan jika hal itu masih dalam batas wajar.
“Kita selalu kontrol ko, serapannya. Dan saya kira ditriwulan satu ini ya masih aman,” pungkasnya. (***)


















