BANTENRAYA.COM – Pelayanan kunjungan kesehatan hewan di UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang meningkat tahun 2021 ini.
“Berdasarkan data kunjungan Puskeswan Pandeglang, hewan yang dilayani Puskeswan Pandeglang pada November 2021 ada 310 ekor hewan kesayangan atau naik 96 ekor dibandingkan Oktober 2021 sebanyak 214 ekor,” kata Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang Ade Setiawan, Senin 13 Desember 2021.
Ade mengatakan meningkatnya jumlah kunjungan hewan kesayangan di Puskeswan Pandeglang seiring semakin meningkatnya kesadaran dan tanggung jawab pemilik hewan untuk untuk memelihara hewan kesayangan terutama kucing.
Baca Juga: Photo Shoot Pakai Produk Louis Vuitton, Outfit Luna Maya Bisa Mencapai Ratusan Juta
“Terbanyak hewan yang dibawa ke Puskeswan adalah jenis hewan kucing yang sakit seperti jamuran, flu, kecacingan, sakit mata maupun sakit telinga,” tutur Ade.
Diungkapkan Ade, secara keseluruhan tahun ini Januari sampai November 2021 Puskeswan telah melayani sebanyak 1.950 ekor hewan kesayangan dengan daftar diagnosa terbanyak yakni scabies, cat flu, abses, helminthiasis, konjungtivitis, enteritis, sakit kencing, dermatofitosis, otitis interna dan suspek virus.
“Kami menganjurkan pemilik hewan peliharaan untuk memberikan vaksinasi lengkap kepada hewan peliharaan untuk meningkatkan kesehatan hewan dan mencegah terserang infeksi penyakit menular,” imbuhnya.
Ade menekankan pentingnya vaksinasi secara berkala sebab dapat mencegah terjadinya tingkat kesakitan dan kematian yang tinggi pada hewan kesayangan akibat terserang infeksi penyakit virus mapun bakteri. “Kucing yang telah divaksin lebih kuat sistem imunnya dibanding yang belum divaksin karena telah terbentuk antibodi spesifik terhadap penyakit-penyakit yang terdapat dalam vaksin,” jelas Ade.
Ade juga menyarankan pemilik hewan peliharaan untuk melakukan konsultasi kepada dokter hewan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang kesehatan hewan.
“Sebelum divaksin ada baiknya bila anjing atau kucing diberikan obat anti endoparasit (obat cacing) atau ektoparasit (obat kutu) sehingga kucing sudah terbebas dari penyakit cacingan dan penyakit yang disebabkan oleh kutu, karena penyerapan vaksin bisa lebih maksimal bila hewan dalam keadaan sehat,” tutur Ade.
Ade juga menyebut tingkat kepedulian pemilik hewan untuk melakukan vaksinasi lengkap hewan peliharaan masih harus ditingkatkan.
Lebih lanjut Ade juga menyampaikan cakupan pelayanan Puskeswan keliling di wilayah 1 Pandeglang yang telah dilaksanakan selama tahun 2021 sampai dengan bulan November sudah memberikan pelayanan kesehatan hewan sebanyak 470 ekor domba/kambing dan kerbau.
“Pelayanan dokter hewan keliling kami khususkan untuk menjangkau pelayanan kesehatan hewan bagi peternak domba/kambing dan kerbau,” katanya. ***

















