BANTEN RAYA.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat Teknologi Unma Banten sukses menggelar Latihan Kader (LK) satu di kampus setempat.
Dalam LK ini, Entis Sumantri sebagai salah satu pemateri memaparkan teori dan praktik managemen aksi atau demontrasi.
Kata Entis, aksi adalah suatu model pernyataan sikap, penyuaraan pendapat, opini, atau tuntutan yang dilakukan dengan jumlah massa tertentu dan dengan teknik tertentu agar mendapat perhatian dari pihak yang dituju tanpa menggunakan mekanisme konvensional (birokrasi).
Baca Juga: Klasemen Sementara Liga 1 Minggu 17 Oktober 2021, PSIS Bayangi Bhayangkara FC yang Ditekuk Persib
“Sesuai dengan AD HMI pasal 9 tentang peran HMI sebagai organisasi perjuangan salah satu upaya yang di lakukan adalah management aksi. Tujuannya untuk menekan pembuat keputusan untuk melakukan sesuatu umumnya dilatarbelakangi oleh matinya jalur penyampaian aspirasi atau buntunya metode dialog,” beber Entis.
“Dalam trias politika, aspirasi rakyat diwakili oleh anggota legislatif. Namun dalam kondisi pemerintahan yang korup, para legislator tak dapat memainkan perannya, sehingga rakyat langsung mengambil jalan pintas dalam bentuk aksi,” sambungnya.
Aksi kata Entis lazim dilakukan. Ia mencontohkan aksi terbesar mahasiswa adalah menuntut mundur Soeharto serta kasus lainya yang tidak sesuai dengan UU dan kebijakan serta aturan yang tidak pro terhadap Rakyat Indonesia. “Kader HMI harus mengasai manajemen ini,” harapnya.
Baca Juga: Hancurkan Denmark, Indonesia Masuk Final Piala Thomas
Pengurus Cabang HMI Pandeglang, Tayo mengatakan, management aksi adalah salah satu materi yang yang ada di dalam Pengkaderan LK satu HMI.
Tayo ingin para kader dapat memahami teori dalam mengatur jalannya aksi.
“Para kader HMI cabang Pandeglang dapat menganalisis suatu persolan lebih matang lagi dan agar matang dalam analisis S.W.O.T nya dalam Menyikapi Persoalan yang ada baik internal kampus dan Eksternal kampus,” jelas Tayo.
Wahyu Ketua Pelaksana Acara LK 1 komisariat Teknologi Unma Banten mengatakan, LK satu dilaksanakan selama tiga hari, dengan peserta yang daftar 21 orang.
“Alahamdulilah yang masih bertahan 18 orang dari berbagai kampus di Pandeglang Kegiatan ini pembukaan hari Jumat dan sekarang (Minggu) penutupan.”
Baca Juga: Subadri Ushuludin Jaring Aspirasi Warga Lewat Sepakbola dan Bancakan
“Terimakasih kepada KAHMI dan Senior HMI, Serta jajaran Pengurus HMI cabang Pandeglang, MOT serta semua pihak yang mendukung suksesnya LK. Selamat Berperoses dan Bergabung dalam Himpunan.”
Moh Ilham, Ketua Komisariat Teknologi HMI Cabang Pandeglang mengatakan, LK satu terselenggara dengan lancar.
“Harapan kami para kader HMI yang sudah mengikuti pengkaderan, ini akan dapat Mengimplementasikan ke ilmuan dan gagasannya sesuai Dengan Anggran Dasar dan angaran Rumah tangga HMI serata pedoman- pedoman HMI dan ketentuan- ketentuan lainya,” harapnya. ***

















