Sabtu, 14 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Membangun Ekosistem Fintech Syariah di Banten: Peran Generasi Muda dan Tantangan yang Dihadapi

Administrator Oleh: Administrator
23 Maret 2025 | 21:52
Membangun Ekosistem Fintech Syariah di Banten: Peran Generasi Muda dan Tantangan yang Dihadapi

Peran generasi muda dalam membangun ekosistem fintech syariah di Banten Dok. Salsabila Annisa Zahra

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BACAJUGA:

Dosen Universitas Primagraha, Muhamad Wahyudin, M.H., C.DAIMA., C.ACSM., C.NLPTC., C.BMS.

Ramadhan, Perjuangan, dan Kebangkitan Pemuda

13 Maret 2026 | 14:31
Android

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30

Oleh: Salsabila Annisa Zahra, Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

BANTENRAYA.COM – Dikenal dengan kuatnya tradisi pendidikan Islam dan pertumbuhan ekonomi berbasis syariah, Banten memiliki potensi besar dalam pengembangan fintech syariah.

ADVERTISEMENT

Keberadaan pesantren, lembaga pendidikan Islam, serta dominasi populasi Muslim menjadikan provinsi ini sebagai wilayah yang strategis dalam memperkuat sektor ekonomi syariah di Indonesia.

Di tengah pesatnya perkembangan digital, pola transaksi masyarakat mengalami perubahan yang signifikan.

Baca Juga: PKS Lebak Borongkan Baju Lebaran untuk 50 Warga Kurang Mampu

Masyarakat di Banten terutama generasi muda, semakin terbiasa dengan gaya hidup cashless. Anak muda di Banten menjadi kelompok yang paling cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk fintech syariah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), generasi muda di Banten mendominasi populasi usia produktif, dengan lebih dari 60% berada dalam rentang usia 15-39 tahun.

Fenomena ini menunjukkan bahwa kaum muda berperan penting dalam mengadopsi dan mengembangkan ekosistem fintech syariah.

Baca Juga: Uang Dibawa Kabur Manajer, Anggota Koperasi BMT Muamaroh Ngaku Tak Bisa Cairkan Dana Rp200 Juta

Namun, meskipun memiliki akses yang lebih baik terhadap teknologi keuangan, banyak anak muda yang masih kurang memahami prinsip-prinsip ekonomi Islam dan manajemen keuangan yang baik.

Akibatnya, tidak sedikit yang terjerat pinjaman online ilegal yang menawarkan solusi instan, tetapi pada akhirnya merugikan mereka sendiri.

Oleh karena itu, fintech syariah harus lebih aktif dalam menjangkau generasi muda dengan program edukasi keuangan yang menarik dan berbasis teknologi.

Baca Juga: Polres Cilegon Lakukan Penyelidikan Kasus BMT Muamaroh Anyer, 500 Nasabah Tak Bisa Cairkan Uang

Keberadaan fintech syariah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan yang halal, praktis, dan inovatif sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Fintech syariah bukan sekedar layanan keuangan biasa, tetapi juga menekankan prinsip keadilan, transparansi, serta bebas dari unsur riba, gharar, dan maysir.

Dengan pendekatan yang etis dan berkelanjutan, fintech syariah menjadi solusi finansial yang lebih inklusif. Transaksi dalam ekosistem ini berlandaskan akad-akad Islami seperti murabahah (jual beli dengan keuntungan yang disepakati), mudharabah (bagi hasil), ijarah (sewa-menyewa), dan wakalah (perwakilan), sehingga menjamin kepatuhan terhadap nilai-nilai syariah.

Baca Juga: Berapa Besaran Zakat Fitrah untuk Warga Kota Cilegon? Cek Penetapan Besaran Nilainya dari Kemenag

Saat ini, layanan fintech syariah semakin bervariasi dan mudah diakses seperti:

1. Pembiayaan Syariah (P2P Lending Syariah) yaitu menghubungkan pemberi dana dan peminjam dengan sistem bagi hasil yang adil, investasi syariah yaitu memfasilitasi investasi halal melalui reksa dana syariah, saham syariah, dan instrumen lainnya.

2. Dompet digital syariah yaitu memungkinkan transaksi tanpa uang tunai dengan tetap menjaga kepatuhan terhadap prinsip Islam.

3. Ziswaf digital yaitu memudahkan pembayaran zakat, infaq, sedekah, dan wakaf secara online, kapan saja dan di mana saja.

Baca Juga: Konsisten Dukung UMKM, BRI Sabet Penghargaan Tingkat Internasional Best SME Bank in Indonesia di Ajang TAB

Fintech syariah di Indonesia khususnya di Banten telah menjadi objek perhatian yang semakin meningkat dalam beberapa tahun belakangan, dengan potensi besar dalam memperbaiki akses keuangan dan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memajukan perekonomian negara.

Dalam konteks ekonomi Islam, fintech syariah berfungsi sebagai platform yang mengintegrasikan prinsip-prinsip syariah ke dalam transaksi keuangan, seperti pemanfaatan teknologi untuk memudahkan dan mengawasi transaksi yang sesuai dengan hukum syariah.

Meskipun potensinya besar, fintech syariah di Banten masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:

Baca Juga: Bulog Serap 7 Ribu Ton Gabah Petani di Lebak-Pandeglang Sejak Awal Tahun

1. Rendahnya literasi keuangan syariah di masyarakat khususnya Banten

Banyak orang yang belum sepenuhnya memahami manfaat serta mekanisme kerja fintech syariah. Hal ini tercermin dalam hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), yang menunjukkan bahwa Indeks Literasi Keuangan Syariah di Indonesia pada tahun 2024 hanya mencapai 39,11%.

2. Tingginya Pinjaman Online Ilegal

Hal tersebut menjadi masalah yang cukup menonjol di Banten yang merugikan warga. Banyak di antara pinjaman online ini memakai nama “syariah” sebagai taktik pemasaran, meskipun kenyataannya masih mengandung unsur riba dan eksploitasi terhadap nasabah. Hal ini dapat merusak reputasi fintech syariah yang sejatinya berfokus pada keadilan dan keberkahan dalam transaksi keuangan.

Baca Juga: Budi Rustandi Jamin Tak Ada Investasi PIK 2 di Kota Serang, tapi Ngaku Tetap Terbuka untuk Investor Masuk

3. Penyesuaian terhadap regulasi dan perkembangan teknologi

Agar tetap relevan, fintech syariah harus terus beradaptasi dengan perubahan kebijakan serta inovasi digital di sektor keuangan. Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri fintech, dan masyarakat dalam memperkuat ekosistem keuangan syariah.

Agar fintech syariah dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat Banten dalam mengakses layanan keuangan yang aman, transparan, dan berkeadilan, diperlukan langkah-langkah kolaboratif dari berbagai pihak:

Baca Juga: MERAPAT GAES! Banten Creative Festival 2025 Tawarkan Brand Lokal dengan Diskon 80 Persen

1. Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah bagi Anak Muda

Fintech syariah perlu lebih proaktif dalam menyampaikan edukasi keuangan yang berbasis Islam kepada generasi muda. Kampanye edukasi bisa dilaksanakan melalui media sosial, webinar, dan aplikasi interaktif yang menarik. Bekerjasama dengan influencer Muslim yang memiliki pengaruh besar di kalangan anak muda juga dapat menjadi strategi yang efektif dalam menyebarkan informasi.

2. Penegakan Hukum Terhadap Pinjaman Online Ilegal

Aparat penegak hukum dan OJK perlu lebih aktif dalam mengatasi pinjaman online ilegal yang mengklaim sebagai “syariah”. Masyarakat juga perlu diberikan pemahaman agar lebih waspada dalam memilih layanan keuangan digital. Pemerintah daerah bisa berkolaborasi dengan komunitas lokal untuk memberikan akses informasi tentang fintech syariah yang sah dan dapat diandalkan.

Baca Juga: Andra Soni Tertibkan SE, ASN Pemprov Banten Haram Hukumnya Terima Parsel Lebaran

3. Meningkatkan Kerjasama antara fintech syariah dan UMKM milenial

Banyak pemuda di Banten yang menjalankan usaha di sektor kreatif dan digital. Fintech syariah perlu mengadaptasi produk mereka supaya lebih sesuai bagi pengusaha muda, salah satu contohnya dengan memberikan skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan berdasarkan akad syariah yang jelas.

4. Dukungan Pemerintah yang kuat

Pemerintah daerah dan lembaga pengawas seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu memberikan dukungan yang lebih kuat terhadap perkembangan fintech syariah melalui regulasi yang jelas serta insentif bagi perusahaan rintisan (startup) fintech yang berlandaskan prinsip syariah. Pemberian insentif pajak, kemudahan akses pembiayaan, serta penguatan infrastruktur teknologi dapat menjadi langkah nyata dalam mendorong pertumbuhan industri ini.

Baca Juga: Gubernur Banten Tegaskan ASN Dilarang Pakai Kendaraan Dinas untuk Kepentingan Pribadi

Maka dapat disimpulkan bahwa fintech syariah memiliki potensi besar untuk berkembang di Banten berkat dukungan kuat dari masyarakat Muslim serta meningkatnya kebutuhan akan layanan keuangan berbasis syariah.

Generasi muda sebagai pengguna teknologi berperan penting dalam mengadopsi dan mendorong pertumbuhan fintech syariah agar lebih inklusif serta sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui edukasi keuangan, inovasi produk yang relevan, serta regulasi yang mendukung, fintech syariah dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam menciptakan sistem keuangan yang adil dan berkah.

Baca Juga: Mall of Serang Padat, Warga Kebingungan Cari Spot Parkir

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, dan generasi muda menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem fintech syariah di Banten guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.***

Editor: Administrator
Tags: BantenEkonomi SyariahFintech SyariahGenerasi Mudakeuangan
Previous Post

Anti Baper, Walikota Cilegon Robinsar Persilakan Pers Beri Kritik

Next Post

Toko Serba Rp35 Ribu di Kabupaten Serang Diserbu Jelang Lebaran, Pemilik Bisa Cuan Puluhan Juta per Hari

Related Posts

Dosen Universitas Primagraha, Muhamad Wahyudin, M.H., C.DAIMA., C.ACSM., C.NLPTC., C.BMS.
Opini

Ramadhan, Perjuangan, dan Kebangkitan Pemuda

13 Maret 2026 | 14:31
Android
Opini

Perkembangan Versi Android dan Keamanan Smartphone

20 Februari 2026 | 14:08
komputer
Opini

Pentingnya Belajar Komputer Sejak Dini untuk Menyiapkan Generasi Unggul di Era Digital

18 Februari 2026 | 13:29
wemos
Opini

Mikrokontroler Wemos dan Sensor Suhu DHT22 Sebagai Alat untuk Mengontrol dan Memonitoring Suhu Ruangan Berbasis Internet of Things

10 Februari 2026 | 06:30
sistem tertanam
Opini

Software dan Hardware pada Sistem Tertanam

10 Februari 2026 | 06:00
konservasi pohon langka
Opini

FPLI Gandeng Lintas Generasi untuk Ikut Aksi Nyata Konservasi Pohon Langka di Gunung Tilu Kuningan Jawa Barat

2 Februari 2026 | 17:32
Load More

Popular

  • OPD

    Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Heboh Pendakwah Inisial SAM Dilaporkan Atas Dugaan Kasus Pelecehan, Netizen Seret Nama Syaikh Ahmad Al Misry

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Isu Dugaan Praktik Pungli Pencairan Dana Sertifikasi Guru Agama, Kemenag Kota Tangerang: Itu Tidak Benar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Link Download Logo Milad ke-62 IMM 2026, Lengkap dengan Filosofinya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dikaitkan Kasus Pelecehan Pendakwah Inisial SAM, Ustad Solmed Buka Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HMI Cilegon Dukung Langkah Tegas Penutupan Akses Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamat Milad IMM ke-62 Tahun 2026! Cek 12 Ucapan yang Dapat Dibagikan dengan Mudah di Medsos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rayakan HUT Persib Bandung ke-93, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Jembatan Layang Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

in your radiant

Sinopsis In Your Radiant Season Episode 7 Sub Indo: Nana Atelier Sambut Kedatangan Sunwoo

14 Maret 2026 | 15:55
lbh

Audiensi LBH Polem dan Dirjenpas Banten, Soroti Implementasi Regulasi Akses dan Kewenangan Advokat di Rutan

14 Maret 2026 | 15:10
Seorang buruh harian lepas dari PT Asisten Sinar Indopratama bernama Ahmad Afifuddin (33) yang di pecat usai memprotes pemberian THR. (Andika/Bantenraya)

Protes Pemberian THR, Buruh di Kabupaten Serang Dipecat

14 Maret 2026 | 14:09
arsenal

Premier League Arsenal vs Everton, Ujian Konsisten The Gunners Sebagai Pemuncak Klasemen

14 Maret 2026 | 13:52

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda