BANTENRAYA.COM – Pertarungan ketat terjadi di final compound cabor panahan antara Banten dan Jawa Barat pada Senin 4 Oktober 2021. Sayang, Banten akhirnya hanya dapat perak.
Pertarungan sengit ini terjadi antara Syahara Koerunissa melawan pemanah Jawa Barat Ratih Zil’izati Fadhly.
Banten kurang beruntung namun Syahara boleh berbangga hati lantaran ia hanya kalah tipis dari pemanah senior Jawa Barat tersebut.
Baca Juga: Wisnu, Atlet Aeromodelling Nomor DHLG Sumbangkan Perak untuk Kontingen Banten
Syahara kalah satu poin dari lima seri yang digelar di Venue Panahan Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, dengan total skor 135-134.
Ditemui usai laga Syahara dirinya kecewa lantaran gagal meraih medali emas. Namun ia tetap bersyukur berhasil meraih medali perak.
“Pertandingan ketat saya kejar mengejar poin dengan lawan. Akhirnya saya kalah tipis 1 angka. Saya akan terus meningkatkan kemampuan agar bisa meraih emas untuk 2024,” kata Syahara.
Baca Juga: Bruuuk…! Rumah Warga Cihara Lebak Tertimpa Pohon Kelapa Sepanjang 20 Meter
Sementara pelatih panahan Banten nomor compound Daniel Harsoyo membuktikan mental bertanding Syahara cukup kuat. Daniel melihat kekalahan Syahara lebih disebabkan faktor pengalaman bertanding di even sebesar PON yang belum dimiliki atlet asal Kota Tangsel tersebut.
“Secara teknik dan kemampuan Syahara sama dengan pemanah Jabar, tapi dari sisi pengalaman Syaraha yang merupakan penampilan PON yang pertama, dia kalah dari lawannya. Tapi saya melihat potensi Syahara cukup besar kedepannya,” jelasnya. ***



















