BANTENRAYA.COM – Sebanyak 1.777 pendaftar PPPK formasi guru di Kabupaten Lebak masih menunggu pengumuman hasil seleksi yang hingga kini tak kunjung keluar. Sebelumnya, pengumuman ditunda dua kali dan membuat calon PPPK guru resah.
Salah satu pendaftar PPPK guru di SMA Isyakiyah Kecamatan Citeras, Apendi mengatakan, ia dan peserta lain yang daftar PPPK gelombang dua masih menunggu pengumuman hasil seleksi. “Nasib para pendaftar belum jelas karena belum ada pengumuman hasil seleksi. Setahu saya di sekolah saya ada 4 guru yang mendaftar dan semjuanya menunggu kejelasan nasib apakah diterima atau tidak,” katanya kepada Banten Raya.
Ia membeberkan, pengumuman sudah di tunda sebanyak dua kali. Pengumuman seharusnya pada Januari kemudian ada penundaan kembali bahwa akan diumumkan pada 2- 3 Februari 2023, dan tidak terbukti. “Di portal pemerintah ada pengumuman bahwa pengumuman ditunda kembali hingga batas waktu yang tidak ditentukan, ini ada apa sebenarnya,” bebernya.
Apendi berharap pihak terkait memberikan kepastian jadwal pengumuman hasil seleksi PPPK guru untuk menghilangkan kecurigaan adanya manipulasi data. “Jangan sampai pendaftar PPPK sampai menyangka ada permainan, karena makin lama diumumkan hasilnya akan berpotensi nilainya diubah-ubah juga besar,” harapnya.
Kabid Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Kabupaten Lebak Iqbaludin mengatakan, pihaknya masih menunggu informasi terkait pengumuman seleksi PPPK formasi guru.
“Sampai saat ini kami masih menunggu informasi dari pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), semoga informasi segera keluar ya supaya peserta tidak menunggu,” paparnya.
Baca Juga: Sudah 7 Hari Nelayan Hilang di Muara Cisiih Belum Ditemukan
Ia menjelaskan, jumlah pendaftar formasi PPPK guru di Lebak yaitu sebanyak 1.777 orang dengan kuota yang telah ditentukan oleh pusat sebanyak 1.501. “Tidak semua lulus dan ada 276 orang yang tidak lulus. Mohon bersabar untuk para peserta yang belum diberikan kepastian, mungkin lagi ada beberapa hal belum selesai dirundingkan,” jelasnya. ***



















