BANTEN RAYA.COM – Kejadian pembobolan yang menimpa kantor ekspedisi SiCepat Kilat di Kelurahan Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung pada Kamis 2 Februari 2023 Kepala Gudang atas nama Imam masih menyusun surat laporan kepada pihak kepolisan agar kasus tersebut segera diungkap, Jumat 3 Februari 2023.
Imam menjelaskan, surat pelaporan kepada pihak kepolisian masih harus dilengkapi, Sebab, pihak kantor SiCepat Kilat masih sibuk menghitung kerugian serta mencari mencari tau produk apa saja yang berhasil dibawa kabur oleh maling.
“Sampai sekarang kami masih menghitung kerugian, dan mencari tau apa produk yang digondol oleh maling, akibatnya berkas-berkas laporan belum diberikan kepada polisi,” katanya kepada Banten Raya.
Baca Juga: Waspada Gelombang Tingg Berpotensi Menghadang Jalur Penyeberangan Merak-Bakauheni
Ia mengungkapkan, produk yang baru terkonfirmasi yakni sebanyak 33 dengan jenis yang berbeda antara lain handphone, baju, sepatu, aksesoris motor, dan lain sebaginya.
“Kami baru menghitung dan menemukan produk segitu, kalau yang 100 paket itu rusak, kemarin itu kenapa saya bilang paket lebih dari 700 soalnya itu baru perkiraan saat melihat lantai satu dan lantai dua obrak- abrik oleh maling,” ungkapnya.
Imam membeberkan, untuk sekarang kerugian masih belum ditotalkan lantaran masih banyak jenis produk yang belum terkonfirmasi.
Baca Juga: Puluhan Pelanggan SiCepat Kilat Datangi Kantor Untuk Komplain
“Kami masih cek jenis produk yang dibawa kabur, jadi total keseluruhan dari kerugian belum bisa dilontarkan,” bebernya.
Ia menambahkan, kejadian itu tidak membuat kantor diliburkan para karyawan masih tetap bekerja seperti biasanya.
“Tidak libur, kantor masih masuk seperti biasanya, para karyawan juga masih bekerja seperti biasanya, cuman sekarang sedang ada atasan kami, setelah selesai menghitung kerugian nanti berkas akan diberikan kepada polisi,” tambahnya.
Baca Juga: Pelaku Pembobolan Kantor Ekspedisi SiCepat Kilat Diduga Mantan Karyawan
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lebak, Iptu Andi Kurniady Eka Setyabudi membenarkan bahwa pihak kantor ekspedisi SiCepat Kilat belum memberikan surat laporan.
“Belum mereka belum memberikan surat laporan, katanya masih sibuk menghitung kerugian, jadi kalau ditanya perkembangan masih proses,” tandasnya. (***)



















