BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin memggelar sebuah sayembara dengan menyiapkan bonus uang
Sayembara Walikota Serang itu diperuntukkan bagi warga Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Walikota Serang dalam sayembara itu bakal memberikan jika ada warga yang berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan.
Bonus ini sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan di Kota Serang.
Syafrudin mengatakan, di jalur Perumahan Taman Mutiara-TBL masih ada tumpukan sampah liar, karena ulah prilaku masyarakat yang membuang sampah bukan pada tempatnya.
“Tangkap yang buang sampah sembarangan. Bawa ke kantor kelurahan. Nanti dikasih uang Rp 500 ribu,” ujarnya, kepada Bantenraya.com, Minggu 29 Januari 2023.
Baca Juga: Pemkab Serang Cegah Karyawan Terdampak PHK PT Nikomas Gemilang Jadi TKW
Menurut Syafrudin, lingkungan bersih manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh manusia, tapi juga semua mahkluk hidup dan alam.
“Lingkungan bersih untuk kita semua. Kalau banyak sampah banyak penyakit. Kalau sudah kena penyakit kan sakit, tidak bisa usaha. Jadi kesehatan nomor satu bagaimana ya harus bersih,” jelas dia.
Ia menjelaskan, pemberian bonus ini sebagai bentuk apresiasi apabila berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan.
“Iya buat apresiasi saja yang menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan. Terutama di jalur TBL sampai Taman Mutiara,” katanya.
Baca Juga: UPDATE Coupon Code The Spike Volleyball Story Terbaru 30 Januari 2023, Klaim Bola Voli Gratis
“Soalnya gak kelar-kelar. Udah diangkut numpuk lagi numpuk lagi. Makanya menjadi perhatian masyarakat,” jelas dia.
Syafrudin mengakui menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan bukan salah satu cara untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.
“Sebenarnya bukan salah satu cara. Banyak cara sebenarnya mah. Tergantung masyarakatnya,” katanya.
Baca Juga: UPDATE Coupon Code The Spike Volleyball Story Terbaru 30 Januari 2023, Klaim Bola Voli Gratis
Menurut Syafrudin, sebenarnya banyak cara untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang buang sampah sembarangan.
“Mungkin itu salah satu cara. Tapi msyarakat bisa diimbau atau diumumkan di masjid, lagi musyawarah diumumkan, penangkap pelakunya itu juga bagian mungkin efektif,” terang Syafrudin.
Syafrudin mengungkapkan, belum lama ini Forum Kelurahan RW se Kelurahan Unyur berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan di lokasi jalur Perumahan Taman Mutiara-TBL.
Syafrudin pun langsung mengganjar bonus berupa uang Rp 1 juta untuk penangkap dan Forum RW se Kelurahan Unyur.
Bila warga Kelurahan Unyur kembali berhasil menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan yang lain, ia mengaku siap memberikan bonus lagi.
Syafrudin meminta penangkapan pelaku ril sesuai fakta bukan hasil rekayasa.
“Ya gak apa-apa kalau ada mah. Tapi jangan dibuat-buat,” pintanya.
Syafrudin mengatakan, pemberian bonus penangkap pembuang sampah, sementara hanya berlaku di wilayah Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang.
“Lah rame kalau begitu mah. Itu mah khusus buat masyarakat TBL aja, sebab di situ sampahnya gak habis-habis, sering tidak ada ujungnya. Makanya diberikan hadiah. Tapi kalau se Kota Serang mah susah atuh,” beber dia.
Baca Juga: Penghasilan Rp 2,6 Juta Masuk Kategori Orang Miskin di Wilayah Banten
Syafrudin pun menginstruksikan kepada organisasi perangkat daerah atau OPD terkait, untuk terus berinovasi agar lingkungan Kota Serang bersih dan nyaman.
“Saya berharap DLH berinovasi bagaimana caranya, supaya lingkungan Kota Serang, ini bersih. Dulu mah masih acak-acakan, sekarang alhamdulilah mending,” katanya.
Ketua Forum RW se Kelurahan Unyur, Nana Heryatna mengatakan, pihaknya mengaku tidak bosan melakukan patroli dan menangkap pelaku pembuang sampah sembarangan.
Baca Juga: Buruan Coba Pasarkan Produk Lewat Aplikasi TikTok, Banyak Untungnya
“Selama untuk kebaikan masyarakat, kemudian manfaatnya masih banyak ya terus aja sampai mereka saja para pelaku ini,” tuturnya.
“Nanti ada luang waktu lagi patroli bersama dengan pak lurah,” kata Nana Heryatna, kepada Bantenraya.com, Minggu 29 Januari 2023.
Nana Heryatna menyebutkan, patroli ke lokasi sampah liar dilakukan pada sekitar 21.00-00.30 WIB.
Baca Juga: Anggaran Rp 500 Triliun Warga Miskin di Indonesia, Cuma Buat Rapat dan Study Banding
“Sekarang juga masih dari jam 21.00-00.30. Jumlah personilnya sekitar 15 orang yang patrolinya secara bergiliran,” tutur dia.
Bila pihaknya kembali berhasil menangkap pelaku lainnya, sementara akan diberikan teguran secara lisan.
“Kalau ada lagi paling pertama kita kasih masukan supaya tidak buang sampah di situ lagi. Karena ada tempatnya di kontainer di trondol ataupun yang di Ki Demang itu kan ada tempat pembuangannya,” katanya.
Baca Juga: 20 Link Twibbon 1 Abad NU yang Keren dan Mewah, Cocok Jadi Status WhatsApp atau Instagram
Ia pun menekankan kepada RT dan RW yang berada di jalur Perumahan Taman Mutiara-TBL untuk rutin mengingatkan warganya.
“Kita juga izinya pencegahan. Menekankan kepada RT RW sepanjang jalur tersebut, supaya mengingatkan warganya lagi yang belum bilang atau ditarik sampahnya oleh pemungut ya mulai sekarang digalakkan lagi di datangin,” tandas dia. ***



















