BANTENRAYA.COM – PT Krakatau Steel berkoordinasi dengan PT Krakatau International Port (PT KIP) membuka Jalur Export Import atau jalur Exim di area dalam Kawasan Industri Krakatau Steel untuk kendaraan umum.
Kebijakan PT KIP tersebut dilakukan sebagai respons dari Banjir yang melanda area sekitar Cigading, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, pada Sabtu, 28 Januari 2023.
Dengan demikian, pembukaan jalur Exim okeh PT KIP diharapkan bisa mengurai kemacetan di sekitar Ciwandan karena terputusnya akses Cilegon—Anyer.
Baca Juga: HARI TERAKHIR! Ini Katalog Promo JSM Superindo 27-29 Januari 2023, Belanja Hemat Akhir Bulan
Direktur Utama PT KIP Akbar Djohan mengatakan, jalur industri memang dikhususkan untuk kegiatan logistik maupun distribusi barang dari dan ke pelabuhan.
Namun, karena ada kedaruratan akibat macet yang panjang di jalur Cilegon—Anyer, PT KIP siap membuka Jalur Exim ini untuk umum.
“Kami putuskan Jalur Exim dibuka untuk membantu mengurai kemacetan di jalur Cilegon—Anyer akibat genangan air di beberapa titik. Akses jalan di Kawasan Industri Krakatau Steel juga dibuka untuk umum,” katanya.
“Hal ini tentu kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap seluruh pengguna akses jalan sehingga aktivitas warga dan lainnya yang terhambat di jalur Anyer tetap
dapat berlangsung,” sambungnya.
Selain itu, PT KIP juga berupaya agar ke depannya tidak ada lagi genangan air di Kecamatan Ciwandan.
Akbar menyatakan, pihaknya telah melakukan program normalisasi sungai di beberapa zona di Ciwandan seperti zona 3 (wilayah Kubangsari, dan Tegal Ratu) dan zona 6 (Wilayah Kepuh dan Randakari).
Baca Juga: Update Gempa Hari Ini, dari Bandung hingga Sulawesi Tengah Digoyang dengan Kekuatan 3-4 Magnitudo
“Kami juga akan menyiapkan penampungan air di dalam wilayah kami yang difungsikan sebagai zona penampungan dan serapan air jika terjadi hal seperti genangan saat ini,” tuturnya.
Akbar menyatakan, penampungan tersebut sedang dalam tahap pembuatan desain.
“Kami akan gotong royong dengan stakeholder terkait termasuk industri untuk memberikan solusi terpadu dan tuntas dalam mencegah banjir di kemudian hari,” katanya.
“Di mana hal ini tentunya membutuhkan dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat dan Pemerintah Kota Cilegon,” ungkapnya.
Akbar menyebutkan bahwa dibukanya Jalur Exim di Kawasan Industri Krakatau Steel terbukti dapat mengurai kemacetan di jalur Cilegon—Anyer dalam waktu yang singkat.
“Genangan air pun bisa cepat surut di beberapa titik di Kecamatan Ciwandan, sehingga jalur Anyer pun dapat segera dilintasi kendaraan seperti biasa,” katanya. ***


















