BANTENRAYA.COM – Pemasangan pipa jaringan gas milik PGN di Komplek Pondok Cilegon Indah (PCI), dikeluhkan warga.
Selain membuat jalan kotor, penutupan tanah bekas galian di pinggir jalan tersebut juga tidak rapi.
Warga Komplek PCI, Irud mengatakan, bekas penggalian pipa gas tersebut tidak rapi dan tidak padat sehingga saat terlindas kendaraan amblas.
“Kayaknya-asalan nutupnya, itu di pinggir pingir jalan banyak yang amblas terlindas mobil,” katanya kepada wartawan.
Irud juga mengungkapkan, banyak bekas penggalian yang tidak dibetulkan kembali seperti semula setelah dibongkar.
“Banyak yang nggak dibenerin, yang tadinya batako tidak dipasang lagi, yang tadinya dicor cuma ditutup doang walaupun dipadatin juga,” ungkapnya.
Baca Juga: Bungkam Filipina, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022, Siap Tantang Vietnam?
Ijul, warga lainnya, juga mengungkapkan, paving blok yang dibongkar untuk pipa gas tidak dipasang lagi dan tanahnya berserakan di jalan.
“Iya, batako yang dibongkar tidak dipasang lagi, cuma diurug, terus ditinggal.
Tanahnya kemana-mana, apalagi musim hujan seperti ini, jalanan jadi becek,” kata pemuda yang mengontrak ruko di sekitar Masjid Raudhatul Jannah itu.
Ijul mengaku, tidak tahu bekas galian pipa gas didepan rukonya akan dirapikan, karena tidak ada informasi dari pekerja atau penanggungjawabnya.
“Nggak tau kapan dibenerinnya, atau dibiarin kayak gini aja,” tegasnya.
Ijul juga mempertanyakan izin lingkungan penggalian pipa gas itu karena tidak ada sosialisasi sebelumnya.
“Nggak tau ada izin atau tidak, cuma setahu saya nggak ada info terkait rencana pembangunan ini,” ungkapnya.
Sementara itu, site manager proyek, Heri Safari mengakui, banyak bekas penggalian tanah belum dirapikan.
“Iya, belum semua dirapikan, tapi kita akan rapikan semua,” ungkapnya melalui sambungan telepon.
Heri mengaku, pekerjanya sedang melakukan perkerasan atau pemadatan di beberapa titik dengan alat stemper.
“Tadi memang mis komunikasi, kita suruh di sebelah sana, tapi di bagian lain,” jelas dia yang mengaku dari perusahaan Pegasol ini.
Heri mengatakan, pihaknya akan bertanggungjawab terhadap perapian jalan bekas penggalian itu. “Kita bertahap kerjanya. Kita juga sedang masang pipa ke rumah-rumah warga, jadi tidak tidak tinggalin,” katanya seraya mengaku mengerjakan proyek itu sampe Mei nanti.
“Kita kerja dari akhir September hingga Mei. Di PCi sampai Perumnas.”***

















