BANTENRAYA.COM – Seorang santri UB (23) warga Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang ditemukan tewas tak bernyawa di Gubuk Sawah, Kampung Babakan Jami RT 010/005, Desa Pondok Kahuru Kecamatan Ciomas, Jumat 16 Desember 2022.
Korban yang merupakan seorang samtri itu diduga tewas mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Sumantri mengatakan kasus bunuh diri santri tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas di gubuk, lokasi korban ditemukan.
“Warga kemudian memberitahukan kepada Toip selaku pemilik gubug,” katanya kepada Bantenraya.com, Sabtu 17 Desember 2022.
Ia menambahkan, Toip kemudian mengecek langsung ke lokasi, dan menemukan korban masih tergantung.
“Korban tergantung di tiang gubuk saung, dengan leher terikat seutas tali tambang warna kuning dengan kondisi lidah menjulur,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iwan mengungkapkan atas temuan itu, Toip melaporkan hal itu kepada RT, dan anggota Polsek Padarincang.
“Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Puskesmas Ciomas dan dilakukan pemeriksaan luar oleh Tim Forensik RS.Bhayangkara Polda Banten,” ungkapnya.
Iwan menambahkan dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, dan diduga kuat korban tewas bunuh diri.
Baca Juga: Deretan Perbedaan Reborn Rich Versi Drama dengan Webtoon: Ada Bagian yang Mencolok
“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik hanya ditemukan luka bekas jeratan dileher, sperma dan dinyatakan korban meninggal murni bunuh diri,” tambahnya.
Iwan menegaskan dari hasil identifikasi korban diketahui berinisial UB, seorang santri asal Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang.
“Kemudian jenazah diserahkan kepada pihak keluarga korban, karena pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi,” tegasnya. ***

















