BANTENRAYA.COM – Untuk sebagian orang, minum kopi menjadi sebuah keharusan atau rutinitas yang dikonsumsi.
Tidak hanya membangkitkan semangat, dengan minum kopi juga bisa menghalau rasa kantuk.
Meski ramadan, bagi pecinta kopi tentu bukan halangan untuk tidak meminum secangkir kopi.
BACA JUGA: Wakil Walikota Serang Ungkap Data, Perputaran Uang Program MBG Tembus Rp1,2 Triliun
Akan tetapi, memungkinkan untuk waktunya saja yang berbeda untuk menikmati si hitam tersebut.
Sehingga, tak sedikit yang mempunyai kebiasaan untuk buka puasa atau sahur dengan minum kopi.
Padahal, kebiasaan tersebut justru tidak baik untuk kesehatan tubuh lantaran tidak dengan waktu yang tepat.
BACA JUGA: ASN dan Muzaki Jangan Asal Salurkan Zakat, BAZNAS Banten Ingatkan Lebih Baik Lewat Lembaga Resmi
Dampaknya seperti berikut jika minum kopi di waktu yang tidak tepat seperti yang dikutip dari akun Instagram @hellosehat
1. Tubuh lebih cepat haus dan terasa lemas karena kehilangan banyak cairan.
2. Perut terasa perih atau panas, terutama setelah seharian kosong.
3. Jantung berdebar dan tidur jadi tidak nyenyak.
4. Bangun sahur terasa lebih berat karena kualitas tidur menurun.
Di samping itu, minum kopi saat sahur sebaiknya dihindari karena sifat diuretiknya bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan.
Akibatnya, tubuh bisa merasa lebih haus, lemas, bahkan berisiko dehidrasi saat puasa.
Sedangkan jika minum kopi saat berbuka, sebenarnya boleh saja, asalkan bukan minuman pertama yang masuk setelah azan Magrib.
Dahulukan air putih dan makanan ringan agar tubuh kembali terhidrasi dan lambung tidak kaget.
Idealnya, kopi diminum hingga 1-2 jam setelah berbuka, di mana saat perut sudah terisi.
Dan pilihlah jenis kopi yang lebih ringan atau rendah kafein, batasi maksimal satu cangkir per hari, dan tetap imbangi dengan cukup air putih serta makanan bergizi seimbang.***


















