BANTENRAYA.COM – Masalah Buang Air Besar Sembarangan atau BABS masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.
Saat ini, masih ada beberapa rumah tangga yang melakukan BABS atau dalam bahasa Cilegon lebih dikenal dengan Dolbon.
Camat Purwakarta Ikhlasin Nufus mengatakan, pihaknya baru saja menerima bantuan program jambanisasi dari Rumah Sakit Krakatau Medika atau RSKM Cilegon.
Baca Juga: Argentina Ditantang Prancis, Final Ideal Adu Tajam Penyerang
Empat warga dari Kelurahan Pabean dan Kelurahan Tegal Bunder mendapatkan bantuan berupa pembangunan jamban di rumah.
“Tadi 4 keluarga mendapatkan bantuan jamban oleh RSKM. Masih ada beberapa keluarga BABS,” kata Ikhlas, Rabu, 14 Desember 2022.
Ikhlas mengakui masih tersisa beberapa keluarga yang masih melakukan BABS.
Baca Juga: Kasus Pelecehan di Universitas Gunadarma, Begini Kronologinya
Meski tak banyak, tetapi masalah BABS menjadi perhatian serius pihaknya.
Bahkan, Ia menargetkan pada 2023 nol persen warga Kecamatan Purwakarta yang BABS.
“Target kita tahun depan tidak ada lagi yang BABS,” katanya.
Ikhlas mengatakan, BABS sendiri bisa berdampak pada lingkungan sekitar, khususnya masalah kesehatan.
Baca Juga: Tips Membuat Hadiah untuk Natal dan Tahun Baru yang Cocok Buat Tukar Kado
Pihaknya terus berupaya mengurangi BABS.
“Kita berupaya penanganan BABS melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), non APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” tandasnya.
Adanya warga yang masih melakukan BABS, kata Ikhlas, ada beberapa faktor, diantaranya karena kesadaran.
Faktor kedua, yaitu masalah ekonomi karena ketidakmampuan dalam membangun rumah yang layak huni.
Faktor lain tentang ketersediaan air seperti di Lingkungan Kedurung, Kelurahan Pabean, yang letak geografisnya di perbukitan.
Data dari kelurahan, masih ada sekitar 30 keluarga yang BABS.
“Biasanya yang masih BABS itu yang berada di dekat sungai,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Corporate Secretary RKSM Cilegon Arrie Sutanto mengatakan,dalam mendukung Pemerintah Kota atau Pemkot Cilegon mejadi kota sehat, RSKM memberikan bantuan pembuatan jamban sehat di Kelurahan Pabean dan Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakart.
Baca Juga: Piala Ascam Purwakarta Tingkat SD Ajang Cari Atlet Usia Muda Berprestasi
Dua warga dari masing-masing kelurahan mendapatkan bantuan jamban tersebut. Warga yang menerima bantuan yaitu yang belum memiliki jamban di rumahnya
“Bantuan pembuatan jamban ini merupakan program CSR PT Krakatau Medika terhadap lingkungan perusahaan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung program ODF (Open Defecation Free) Pemerintah Kota Cilegon”, jelas Arrie.
Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa jambanisasi dengan anggaran belasan juta.
“Jadi warga dibuatkan toilet yang layak sampai jadi,” ucapnya.***



















