BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian menerima kedatangan perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau Kemenpupr dan World Bank di Rumah Dinas Walikota Cilegon, Selasa 6 Desember 2022.
Pada kesempatan itu Helldy didampingi Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Purta.
Kedatangan Perwakilan Kemenpupr dan World Bank ke Cilegondalam rangka pembicaraan kerjasama pengelolaan sampah 200 ton per hari dengan anggaran hibah Rp100 miliar.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Unggah Foto Prewedding, Tak Sabar Nikah dan Tinggal Bersama Erina Gudono
Kerjsama tersebut akan berlangsung sampai periode November 2025 mendatang yang dimulai sejak perencanaan, pembangunan sampai siap beroprasi pada awal 2023.
Ketua Central Project Management Unit Improvement Of Solid Waste Management to Support Regional Area and Metropolitan Cities (CPMU ISWMPA) dari Kemenpupr Sandhi Eko Brahmono menjelaskan, jika kerjasama tersebut berbentuk program.
Dimana dari mulai perencanaan, pembangunan hingga sampai bisa dioprasikan untuk mengelola sampah.
Baca Juga: Gara-gara Nonton Drakor, 2 Pelajar Korea Utara Ditembak Mati
“Nantinya soal teknologi yang tepat digunakan hingga yang pas apa akan ditentukan konsultan. Kerjasamanya nanti hingga November 2025,” katanya, Selasa 6 Desember 2022.
Sandhi menjelaskan, Kota Cilegon menjadi satu dari 6 daerah yang tepilih. Ada aspek teknis, pengelolaan, partisipasi masyarakat sehingga dipilih.
Akan ada TPSP di Bagendung dengan kapasiras 200 ton perhari.
“Cilegon menjadi 6 daerah yang dipilih, jadi kemarin kami juga sudah bersurat.
Bentuk kerjasama sendiri nantinya, jelas Sandhi, karena di Kota Cilegon sudah ada produk yang dikerjasamakan dengan Indonesia Power maka hal tersebut yang akan dikembangkan.
“Untuk teknologinya tidak kita kunci, jadi karena di Cilegon sudah ada maka itu yang akan dikembangkan,” ucapnya.
Baca Juga: Spoiler Reborn Rich Episode 9 Lengkap dengan Link Nonton Sub Indo di VIU
Sementara itu, Walikota Cilegon Helldy Agustian menjelaskan, pihaknya menyambut baik kerjsama tersebut. Hal itu nantinya akan meningkatkan kapasitas produksi yang sudah ada.
“Jika sekarang mengelola 30 ton oer hari, maka kedepan akan 200 sampai 300 ton per hari, dimana bisa menghasilkan 70 sampai 100 ton oer hari,” kata Helldy.
Untuk bantuan ini, ujar Helldy, adalah pemberian dari nantinya World Bank melalui Kemenpupr, dimana semuanya yang mengansur adalah pemerintah pusat.
Baca Juga: Lowongan Kerja di PT Angkasa Pura Logistik Untuk Lulusan SMA Sederajat, 2 Posisi Dibutuhkan!
“Jadi semuanya itu yang mengangsur pusat. Kami hanya menyediakan lahan, semuanya dari pusat sama seperti sebelumnya semuanya dari IP dan PLN,” ucapnya.
Sementara itu, Plt DLH Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Purta menyampaikan, pabrik akan dibangun kurang lebih seluas 1 hektare. Dimana produkainya bisa sampai 200 ton hingga 300 ton per hari.
“Ini lahan satu hektar kami siapkan, untuk kapasitas 200 hingga 300 ton perhari,” pungkasnya. ***



















