BANTENRAYA.COM – Sejarah singkat Female Hysteria ternyata bikin geleng-geleng lantaran bisa menciptakan perubahan besar dari berbagai penjuru dunia.
Kala itu Female Hysteria sebagai bentuk wabah yang menjerat kalangan kaum hawa sebagai depresi terhadap suatu hal.
Bahkan depresi itu sendiri tiba-tiba muncul seketika dan membuat suasana tak nyaman.
Baca Juga: Drakor Weak Hero Class 1 Lanjut Season 2? Simak Penjelasan Selengkapnya
Nah dari situlah beberapa ilmuan bahkan dokter ikut andil dan sepakat untuk mencari cara untuk mengatasi wabah tersebut yang berkaitan dengan depresi wanita.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber jika seorang menderita kecemasan, depresi, dan perubahan suasana hati biasanya kita hibur dengan kekonyolan kita.
Akan tetapi dampaknya itu hanya mengubah sebagian kecil saja dan tak cenderung hilang.
Untuk membantu memerangi penyakit tersebut, serangkaian perawatan diciptakan oleh para ahli ilmuan hingga dokter hingga akhirnya menemukan salah satu cara dengan istilah pelvic massage.
Pelvic massage sendiri sering dikenal sebagai pijat panggul, dengan tujuan untuk mencapai, yang pada waktu itu disebut pelvic paroxysm atau “paroksisme panggul”, yaitu hal yang berkaitan dengan orgasme.
Tak lama kemudian pengobatan menjadi ini menjadi populer, dan begitu banyak wanita pergi ke dokter untuk pengobatan tersebut, sehingga mereka harus rela untuk menciptakan alat khusus.
Benda itu memancarkan getaran hebat dan pijatan berirama, yang pada awalnya, wanita bangsawan atau wanita dari keluarga terpandang menyimpannya di rumah mereka untuk berjaga jika sewaktu-waktu “wabah histeria” itu muncul.
Karena hal ini menjadikan cikal bakal salah satu vibrator pertama dalam sejarah diciptakan. Perangkat yang masih digunakan sampai sekarang, dan benda yang bernuansa seksual.
Menarik berhasil mengulik sejarah ini, karena berawal diciptakannya vibrator yang bermula dari penyakit yang tak tampak namun berhasil menciptakan alat yang tampak dan bagaimana proses penyembuhan itu terjadi secara instan.
Itulah sejarah singkat Female Hysteria yang membuat kita tahu tentang wabah tersebut dan hingga kini penyakit itu sering kali bermunculan.***


















