BANTERAYA.COM – Publik dihebohkan dengan 10 daftar obat sirup yang diduga mengandung Etilen Glikol beredar di media sosial.
Penggunaan obat sirup belakangan memang menjadi sorotan usai disinyalir menjadi penyebab kasus gagal ginjal akut meningkat.
Hal tersebut terjadi lantaran diduga adanya senyawa Etilen Glikol yang terkandung dalam obat sirup tersebut.
Baca Juga: Perkuat Rantai Pasok Berbasis Teknologi Jadi Jurus Pemerintah Redam Inflasi
Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara dan membantah terkait 10 daftar obat sirup yang beredar di publik.
“Daftar tersebut bukan dari Kementerian Kesehatan,” tegas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, Kamis 10 Oktober 2022.
Kemenkes juga menegaskan jika saat ini pihaknya masih terus menelusuri dan meneliti secara komprehensif termasuk kemungkinan faktor risiko lainnya.
Baca Juga: Nahas! Anak Perempuan Pulang Mengaji Dibegal, Ditusuk hingga Meninggal Dunia di Cimahi
Berikut adalah 10 daftar obat sirup yang beredar di media sosial yang diduga mengandung Etilen Glikol yang sudah dibantah oleh Kemenkes.
– Psidii syrup
– Paracetamol
– Syrup cetirizine
– Curviplex Syrup
– Ambroxol Syrup
– Alerfed Syrup
Baca Juga: The Daddies Tumbang, Dua Bestie Gagal Bertemu di Perempatfinal Denmark Open 2022
– Ranivel Syrup
– Praxion Syrup
– Domperidon Syrup
– Hufagripp Syrup
Kini masyarakat juga dihimbau tetap tenang dan waspada terhadap gejala gangguan ginjal akut seperti berkuranganya buang air kecil secara mendadak.
Kemenkes juga menginfokan terhadap para tenaga ahli medis khususnya apoteker untuk menghetikan sementara peresepan obat sirup yang diduga terkontaminasi etilen glikol. ***

















