Jumat, 6 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 6 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Sejarah Hari Kesaktian Pancasila, Mengapa Harus Diingat?

Ahmad Haerudin Oleh: Ahmad Haerudin
1 Oktober 2022 | 15:53
Intip 7 Profil Pahlawan Indonesia yang Gugur, Korban Kebiadaban G30S PKI 1965

Intip 7 profil pahwalan Indonesia yang gugur dalam peristiwa G30S PKI Instagram/@bingkaibhinnekanusantara

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Tepat tanggal 1 Oktober merupakan sejarah penting bagi bangsa Indonesia karena di peringatinya Hari Kesaktian Pancasila.

Namun, apakah anda tahu kenapa Hari Kesaktian Pancasila harus diperingati dan bagimana sejarahnya?

Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, hari bersejarah ini ditetapkan langsung oleh Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto maka dari itu kita harus memperingati hari kelahiran Kesaktian Pancasila.

Baca Juga: 1.800 Personel Polri Bersedia Jemput Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolri: Kami Siap!

Tepatnya, melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 153 Tahun 1967 tentang Hari Kesaktian Pancasila.

Berdasarkan Keppres tersebut, pemerintah menetapkan agar Hari Kesaktian Pancasila diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia secara khidmat dan tertib, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini jatuh pada hari Sabtu 1 Oktober 2022.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Kesaktian Pancasila diisi dengan pelaksanaan upacara di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Baca Juga: Link Nonton Series Antares 2 Episode 3 dan 4 Resmi Bukan di LK21 atau Rebahin

Monumen tersebut didirikan di dekat lokasi penemuan korban penculikan serta pembunuhan dalam tragedi Gerakan 30 September/PKI (G30S PKI).

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober untuk mengenang tujuh anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang tewas di Pondok Gede, Jakarta Timur atau dikenal dengan Lubang Buaya pada 30 September 1965.

Mereka terdiri atas:

Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang  Antares 2 Episode 3, 4 Hingga Episode Terakhir

Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani
Letnan Jenderal TNI (Anumerta) R. Soeprapto
Letnan Jenderal TNI (Anumerta) S. Parman
Mayor Jenderal TNI (Anumerta) M.T Haryono
Mayor Jenderal TNI (Anumerta) D.I Pandjaitan
Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo
Kapten Czi (Anumerta) Pierre Andreas Tendean

Tujuh anggota TNI AD tersebut merupakan korban penculikan dan pembantaian kelompok Partai Komunis Indonesia (PKI) atau dikenal juga sebagai Gerakan 30 September 1965.

Hal ini menjadi cikal bakal sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.

Baca Juga: Harga Pertamax Turun Pertalite Ikut Turun? Ini List Harga BBM Non Subsidi Per 1 Oktober 2022

Kala itu, kelompok PKI mendatangi rumah masing-masing korban, kecuali Pierre Andreas Tendean yang tengah berada di rumah Jenderal TNI A.H Nasution dan menjadi korban salah tangkap.

Kelompok PKI itu mengaku sebagai pasukan pengawal Istana (Cakrabirawa). Mereka berdalih akan menjemput para korban karena dipanggil oleh Presiden Soekarno, namun sebenarnya tidak.
R. Soeprapto, Sutoyo Siswomiharjo, S. Parman, dan Pierre Andreas Tendean ikut dengan mereka dalam keadaan hidup.

Mereka kemudian dibawa ke sebuah markas di kawasan Pondok Gede, Jakarta Timur.

Baca Juga: Terbaru! 10 Ucapan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2022 yang Bisa Bangkitkan Semangat!

Setelah tiba di markas itu, keempat anggota TNI AD itu dibunuh. Lalu, mayat mereka dimasukkan ke sebuah sumur tua yang tak terpakai berdiameter 75 sentimeter dengan kedalaman 12 meter.

Sementara Ahmad Yani, M.T Haryono, dan D.I Pandjaitan ditembak di rumah masing-masing. Mayatnya kemudian dibawa ke markas tersebut dan dimasukkan ke dalam sumur tua yang kini dikenal sebagai Lubang Buaya.

Tujuh anggota TNI AD itu tewas pada 30 September 1965 menuju 1 Oktober 1965. Namun, mayat mereka baru ditemukan pada 4 Oktober 1965.

Baca Juga: 15 Kode Promo GrabFood 1 Oktober 2022, Awal Bulan Banjir Diskon untuk Semua Menu Makanan dan Minuman

Setelah ditemukan, mayat tujuh anggota TNI AD ini dimakamkan secara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta Selatan pada 5 Oktober 1965. Para korban G30SPKI ini kemudian diangkat menjadi Pahlawan Revolusi.

Selang setahun kemudian, Soeharto yang kala itu menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila. Peringatan ini harus diikuti oleh seluruh pasukan TNI AD.

Setahun berikutnya, Soeharto yang telah menjadi Presiden ke-2 Indonesia menggantikan Soekarno, mengeluarkan Keppres 153/1967 yang menetapkan Hari Kesaktian Pancasila sebagai peringatan yang harus diikuti oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga: Sedih! Lesti Kejora dan Rizky Billar Raih Penghargaan Infotainment Awards 2022, Irfan Hakim Mewakili

BACAJUGA:

Undercover Miss Hong

Spoiler Drama Undercover Miss Hong Episode 7 Sub Indo: Geum Bo Curigai Albert Oh

6 Februari 2026 | 15:07
Hodak sebut Ramon akan absen dalam laga hadapi Malut United

Ramon Bakal Absen Lawan Malut United, Bojan Hodak Ungkap Penyebabnya

6 Februari 2026 | 11:20
Pemain Dewa United, Ivar Jenner

Ivar Jenner Resmi Bergabung dengan Dewa United, Sempat Dirumorkan Gabung Persija Jakarta

6 Februari 2026 | 10:35
Prediksi Persib Bandung vs Malut

Prediksi Persib Bandung vs Malut United, Tekad Maung Balas Dendam dari Laskar Kie Raha

6 Februari 2026 | 10:16

SK tersebut terbit tidak lama setelah peristiwa G30S/PKI yang pecah pada 1965. Tidak dipungkiri memang, bahwa peristiwa itulah yang menjadi salah satu latar belakang mengapa Hari Kesaktian Pancasila dibuat.

Peristiwa G30S/PKI dikenal sebagai salah satu kejadian kelam yang terjadi di Indonesia.

Gerakan yang melibatkan Partai Komunis Indonesia (PKI) itu menyebabkan terbunuhnya tujuh perwira Angkatan Darat yang dibantai antara tahun 1965 hingga 1966.

Baca Juga: Drakor Blind Episode 6 Tayang Malam ini, Simak Link Nonton dan Jadwal Rilis Hingga Tamat

Artinya, tak hanya para anggota TNI AD saja. Ini menjadi penegasan terhadap sejarah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober.***

Editor: Administrator
Tags: 1 OktoberSoeharto
Previous Post

1.800 Personel Polri Bersedia Jemput Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolri: Kami Siap!

Next Post

Link Pendaftaran Driver AirAsia Ride Hailing, Siap-siap Pulau Bali

Related Posts

Undercover Miss Hong
Nasional

Spoiler Drama Undercover Miss Hong Episode 7 Sub Indo: Geum Bo Curigai Albert Oh

6 Februari 2026 | 15:07
Hodak sebut Ramon akan absen dalam laga hadapi Malut United
Nasional

Ramon Bakal Absen Lawan Malut United, Bojan Hodak Ungkap Penyebabnya

6 Februari 2026 | 11:20
Pemain Dewa United, Ivar Jenner
Nasional

Ivar Jenner Resmi Bergabung dengan Dewa United, Sempat Dirumorkan Gabung Persija Jakarta

6 Februari 2026 | 10:35
Prediksi Persib Bandung vs Malut
Nasional

Prediksi Persib Bandung vs Malut United, Tekad Maung Balas Dendam dari Laskar Kie Raha

6 Februari 2026 | 10:16
Logo Hari Pers Nasional 2026
Nasional

GRATIS! Download Logo Hari Pers Nasional 2026, Lengkap dengan Tema, Filosofi dan Maskot

6 Februari 2026 | 10:00
Beckham Putra
Nasional

Beckham Putra Siap Hadapi Malut United di GBLA: Semoga Kami Bisa Bermain Maksimal

6 Februari 2026 | 09:46
Load More

Popular

  • Bapperida

    Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional Bapperida, Sekda Kota Serang: ASN Kaum Hawa Kalau Sudah Bekerja Kebanyakan Ngobrol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daftar 14 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon yang Dijamin Tak Kena Mutasi Gelombang I Besok

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tinggal Klik! 3 Link Twibbon Milad HMI ke-79 Tahun 2026, Desain Kekinian dan Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gratiskan PBB-P2 dengan Nilai di Bawah Rp50.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anak Kecil yang Tertimpa Pembatas di Masjid Sudah Pulih, Sang Ibu Bantah Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beri Full Pelayanan, Pemkot Serang Siap Bentuk UPTD Royal Baroe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masih Ada Guru dan Tendik yang Digaji Rp500 Ribu, Forum Paruh Waktu Minta Dukungan DPRD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 Pejabat Eselon II Kota Cilegon Siap-siap Menyusul Dimutasi Gelombang II 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GRATIS! Download Logo Hari Pers Nasional 2026, Lengkap dengan Tema, Filosofi dan Maskot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
Forum Honorer Kota Serang

Forum Honorer Serang Nilai Pelantikan 3.800 PPPK Paruh Waktu sebagai Pelecehan Martabat Pekerja

22 Oktober 2025 | 22:25

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Pegawai Kemenag Kabupaten Serang salurkan bantuan kepada korban bencana alam di salah satu kecamatan, pekan kemarin.

Kemenag Kabupaten Serang Gencar Beri Bantuan ke Lokasi Banjir

6 Februari 2026 | 15:15
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji mengklaim dari seluruh dunia hanya ada di Indonesia ibu hamil dan ibu menyusui mendapatkan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Tia/Bantenraya)

Mendukbangga Wihaji Klaim Hanya di Indonesia Ibu Hamil dan Menyusui Dapat MBG

6 Februari 2026 | 15:10
Undercover Miss Hong

Spoiler Drama Undercover Miss Hong Episode 7 Sub Indo: Geum Bo Curigai Albert Oh

6 Februari 2026 | 15:07
Walikota Serang Budi Rustandi menyerahkan paket sembako murah kepada warga di halaman kantor Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat 6 Februari 2026. (Harir Baldan/Bantenraya.com)

Jelang Ramadhan, PT ABM dan Pemkot Serang Kolaborasi Gelar Operasi Pasar Murah

6 Februari 2026 | 15:00

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda