BANTENRAYA.COM – Fakta-fakta di balik proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 cukup banyak dan menarik untuk dibaca kembali.
Sebab, momentum proklamasi tersebut memiliki banyak fakta yang sebagian besar masyarakat Indonesia belum tahu.
Salah satunya adalah teks proklamasi yang sempat dikabarkan hilang dan ternyata diketahui disimpan rapi oleh seorang wartawan.
Baca Juga: Jalan Desa di Bogor Ini Diportal, Lewat Harus Bayar Rp5 Ribu
Dalam teks tersebut merupakan tulisa asli dari Soekarno dimana cukup banyak coretan yang terdapat dalam teks aslinya.
Dikutip Bantenraya.com dari berbagai sumber, ada cukup banyak fakta menarik seputar proklamasi kemerdekaan.
1. Proklamasi Direkam Ulang
Suara Presiden Soekarno yang biasa didengarkan saat membacakan proklamasi tersebut ternyata bukanlah suara asli saat pristiwa terjadi.
Namun, suara tersebut adalah rekaman ulang yang dilakukan Soekarno beberapa tahun setelah proklamasi.
Hal itu merupakan rekaman yang diambil salah salah satu
Pendiri Radio Republik Indonesia (RRI) Yusuf Ronodipuro. Hal itu alasannya adalah untuk sebagai sejarah yang untuk dikenang bangsa.
Sebab, pada masa kemerdekaan 17 Agustus 1945 belum ada teknologi rekaman yang cangging dengan gambar.
Baca Juga: Tak Kuat Menanjak, Truk Tabrak Pasutri hingga Tewas di JLS Cilegon
2. Teks Prolamasi Temukan Wartawan
Tenyata naskah asli proklamasi kemerdekaan Indonesia pernah hilang.
Teks tersebut hilang karena ternyata disimpan rapi oleh salah satu wartawan bernama Burhanuddin Mohammad Diah
Awalnya diketahui, tulisan asli sebelum diketik tersebut dibuang di tong sampah rimah Laksamana Maida.
Baca Juga: Pertalite Naik! Berikut Daftar Mobil yang Boleh dan Tidak Boleh Menggunakannya
Naskah asli sendiri merupakan tulisan asli Bong Karno yang dalam perumusan teks dibantu Mochmaad Hatta dan Subarjo.
Sementara naskah yang dibacakan merupakan hasil ketikan Sayuti Melik yang sering disebut Naskah Proklamasi Otentik.
3. Tahun dalam teks adalah 05 atau tahun Jepang
Baik dalam naskah tulisan dan naskah ketikan, terdapat hari 17 boelan 8 tahoen 05.
Angka 05 tersebut ternyata bukan dimaksudkan tahun 1945. Namun, tahun 2605 dalam tahun Jepang.
Sehingga yang dituliskan yakni 05 atau 2605 sebagai penanda tahun jepang.
4. Bedera Merah Putih Simbol Maja Pahit
Diketahui bendera yang saar ini diambil dari bendera kebesaran merah putih milik Kerajaan Maja Pahit.
Bedanya Bendera Majapahit memiliki warna merah putih berbentuk lis sebanyak 8 lis.
Namun, bendera Indonesia yakni hanya merah dan putih.
Baca Juga: Berwarna Merah Terang, Ini Pakaian Adat yang Dipakai Jokowi saat Upacara Bendera 17 Agustus 2022
Banyak pakar menyatakan, jika bendera tersebut diambil dari kebesaran Kerajaan Majapahit yang mampu menyatukan berbagai pulau menjadi nusantara.
5. Tiang Bendera Dari Bambu
Pengibaran bendera pada masa kemerdekaan 17 Agustus 1945 ternyata menggunakan tiang bambu.
Hal itu karena saat itu bambu mudah di cari di Jakarta dan cukup banyak.
Baca Juga: TERBARU! 30 Ide Nama Bayi Perempuan yang Lahir di Momen 17 Agustus: Indonesia Banget!
Di sisi lain, sulit untuk menyiapkan tiang benreda dari besi dengan kondisi dimana kemerdekaan dikumandanhkan ditengah penjajahan Jepang yang sudah mengalami kekosongan kekeuasaan.
Demikian fakta dimana jarang banyak orang mengetahui soal hilangnya teks proklamasi dan lainnya. ***



















