BANTENRAYA.COM – Akhir-akhir ini harga mie instan di pasaran naik, baik di Indonesia maupun dunia.
Ada dua alasan yang membuat harga mie instan naik cukup tinggi, simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya.
Dua alasan yang membuat harga mie instan naik juga diungkapkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Baca Juga: Siapa Sosok KM dan Peranannya dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J? Temukan Penjelasannya di Sini
Sandiaga Uno mengungkapkan alasan mie instan naik, melalui unggahan akun Instagram-nya pada 9 Agustus 2022.
“Anak kost siap-siap! Dan untuk pelaku ekonomi kreatif kuliner yang berjualan mie instan, siapkan strategi dan inovasi!” terangnya dikutip dari Instagram @sandiuno.
Barulah Sandiaga Uno memberitahu dua alasan harga mie instan yang sedang naik di pasaran.
Baca Juga: Lahan Pertanian diDesa Bojongleles Semakin Menyusut Karena Proyek Tol dan Perumahan
“Dampak dari ketidakstabilan ekonomi global karena pandemi dan juga perang Rusia-Ukraina mengakibatkan lonjakan harga gandum termasuk mie instant dan turunannya.” jelasnya.
Informasi tersebut benar adanya, karena dua negara yang sedang konfik tersebut, penyuplai gandung terbesar di dunia.
“Bukan tanpa sebab, karena kedua negara tersebut merupakan penyuplai hampir 30-40% produksi gandum dunia” lanut Sandiaga Uno.
Baca Juga: Jaga Daya Beli Kunci Pertahankan Momentum Positif Pertumbuhan Ekonomi
Sandiaga Uno menyarankan agar tidak putus asa, karena jangan sampai ketergantungan oleh produk impor.
Menparekraf juga menyarankan harus mengembangkan ekonomi kreatif lainnya, sehingga dilirik oleh dunia.
Itulah tadi informasi dua alasan harga mie instan naik di pasaran, semoga bermanfaat.***



















