BANTENRAYA.COM – Kendati Padepokan Nur Dzat Sejati ditutup warga, Gus Samsudin seorang pendakwah dan pendiri Padepokan Nur Dzat Sejati, tetap membuka pengobatan untuk melayani para pasiennya.
Hal ini diungkapkan Gus Samsudin melalui video yang diunggah oleh akun instagram @rumpi_gosip.
“Sekarang pengobatan tetap berjalan, tetapi tidak di tempat,” ujar Gus Samsudin, melalui video yang diunggah @rumpi_gosip.
Gus Samsudin menjelaskan, alasan membuka pengobatan di luar padepokan, lantaran ada pihak-pihak yang melakukan kerusuhan.
“Saya tidak melakukan pengobatan di padepokan ini, karena saya taat hukum,” jelas dia.
“Saya menghormati apa yang disampaikan oleh kepolisian. Sehingga saya tidak melakukan pengobatan di padepokan,” katanya.
Kata Gus Samsudin, pihak kepolisian mengizinkannya untuk melakukan pengobatan dengan catatan di luar padepokan.
“Dan sampai saat ini saya tetap melakukan pengobatan tapi di luar pengobatan,” tegas Gus Samsudin.
Sekadar diketahui sebelumnya, Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Desa Rejowinangun, Kademangan, Kabupaten Blitar, ditutup warga, Minggu 31 Juli 2022.
Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin ini dilakukan oleh aparat keamanan TNI dan Polri merujuk hasil mediasi bersama.
Alasan warga menutup sementara Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin, karena dugaan penipuan atas praktek pengobatan yang dilakukan Gus Samsudin.
Penutupan Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin ini juga imbas dari perseteruan Pesulap Merah melawan Gus Samsudin, beberapa waktu lalu.***


















