BANTENRAYA.COM – Korban odong-odong yang tertabrak kereta api di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang pada Selasa 26 Juli 2022 bertambah 1 orang.
Korban meninggal dunia odong-odong maut yang baru berinisial PQS usia 2 tahun setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Hermina, Ciruas.
Dengan demikian jumal korban meninggal dunia odong-odong vs kereta api kini menjadi 10 orang.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Alchemy of Souls Episode 13 Sub Indo, Bukan di Dramaqu dan Telegram
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Serang AKP Tiwi Afriani membenarkan jika korban odong-odong vs kereta api bertambah.
“Iya benar (bertambah-red),” ujar Tiwi, Sabtu 30 Juli 2022.
Perempuan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2012 itu mengungkapkan, korban berinisial PQS usai 2 tahun dan meninggal pada Jumat 29 Juli 2022, pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: Hastag Blokir Kominfo Trending Topik, PayPal dan Epic Games Resmi Diblokir
“Korban yang masih dirawat masih dua orang, yang lainnya suda pada pulang,” katanya.
Sebelumnya kecelakaan maut antara odong-odong dengan kereta api terjadi di Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang dan menewaskan sembilan orang pada saat kejadian.
Kemudian 24 orang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di Rumah Sakit Hermina, Ciruas, sedangkan korban meninggal dibawa ke Rumah Sakit Dradjat Prawiranegara Serang.
Baca Juga: Tak Terinfeksi Virus Covid-19, 184 Jemaah Haji Kota Serang Tak Jalani Isolasi
Sementara itu, Polres Serang telah menetapkan supir odong-odong berinisial JL usia 27 tahun menjadi tersangka karena lalai dalam mengendarai kendaraan dan mengoperasikan kendaraan over dimensi.***


















