BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Helldy Agustian menghadiri acara haul Pejuang Geger Cilegon 1888 di Halaman Rumah Dinas Walikota, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang pada Selasa 12 Juli 2022.
Dalam sambutannya Helldy menyampaikan Kota Cilegon patut disebut dengan kota pejuang.
Sebab, di Kota Cilegon ada peristiwa perang Geger Cilegon yang dilakukan para ulama dan masyarakat Cilegon pada 9 Juli 1888.
Bahkan, dalam peristiwa tersebut dijelaskan jika seluruh Belanda yang ada tewas terbunuh.
Baca Juga: Percepat Penurunan Stunting, Tahun 2023 Kota Serang Alokasikan Anggaran di Setiap Kelurahan
Hal itu mengakibatkan Belanda marah dan menurnkan pasukan untuk memburu dan membunuh semua pejuang yang terlibat dalam Perang Geger Cilegon tersebut.
Helldy menyatakan, jika Surabaya memiliki julukan kota pahlawan, maka Kota Cilegon merupakan kota pejuang.
Hal itu karena ada peristiwa pemberontakan yang dilakukan ulama dan masyarakat Cilegon kepada Belanda di Kota Cilegon.
“Surabaya itu dikenal dengan kota pahlawan, maka di Cilegon itu jadi kota pahlawan,” katanya saat memberikan sambutan dalam haul Pejuang Geger Cilegon.
“Peristiwa ini secara tidak langsung bagian dari memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan tanah air dari penjajahan bangsa kolonial Belanda yang menjajah kala itu,” imbuhnya.
Baca Juga: Ada 1.200 Kasus Sengketa Tanah di Provinsi Banten, Paling Banyak Daerah Ini
Menurut Helldy, kedepannya akan ada perhatian serius terhadap peristiwa tersebut. Untuk itu berbagai hal yang perlu diteliti dan diperbaiki kedepan akan dilakukan.
“Ada upaya penghapusan sejarah yang sangay dahsat yaitu Geger Cilegoj, jadi kedepan akan ada keseriusan dan juga akan dianggarkan untuk berbagai perbaikan baik sejarah peritiwa dan lainnya,” paparnya.
Haul dan Peringatan Geger Cilegon sendiri, jelas Helldy, akan terus dilakukan dalam upaya untuk terus mengingat peristiwa Geger Cilegon dan mengapresiasi perjuangan para penerus.
“Ini tentu hal yang harus terus diwariskan semangatnya. Terutama dalam hal membangun Kota Cilegon,” ujarnya.
Selain Haul, acara peringatan Geger Cilegon yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjsama dengan pegiat sejarah, budaya dan seni tersebut digelar selama dua hari dengan serangkaian acara.
Diantaranya, pameran musium mini, ziarah makam pejuang Geger Cilegon, menonton film Geger Cilegon, haul hingga peremian Taman Makam Pahlawan Geger Cilegon.
Baca Juga: 99 Persen Nasabah Merasa Puas atas Layanan KUR BRI
Komitmen Helldy sendiri dilakukan dalam bentuk menjadikan 9 Juli sebagai Hari Geger Cilegon, membuatkan Taman Makam Pahlawan Geger Cilegon di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber. *



















