BANTENRAYA.COM – Tahapan seleksi penerimaan jabatan pimpinan tinggi pratama eselon IIB di lingkungan Pemkab Pandeglang telah memasuki tahapan wawancara.
Tercatat, ada 31 orang pejabat Pemkab Pandeglang yang mengikuti tahapan wawancara untuk menduduki 11 jabatan kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Pandeglang Mohamad Amri mengatakan, tahapan wawancara dilakukan oleh tim panitia seleksi open biding dari unsur akademisi, dan pemerintahan.
Baca Juga: KONDISI TERKINI Abrasi di Amurang, Pesisir Pantai Minahasa Porak-poranda
“Tes wawancara itu langsung sama tim penguji. Tujuannya, untuk memastikan semua peserta open biding menguasai tugas dan pokok dalam bekerja,” kata Amri, Kamis 16 Juni 2022.
Setelah tes wawancara selesai, dikatakan Amri, hasil open biding akan disampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Lantaran semua peserta open biding sudah mengikuti seleksi di Lembaga Administrasi Negara (LAN).
Baca Juga: 10 Ide Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Istri Nabi Muhammad SAW
“Hasil tes akan kami sampaikan dulu ke KASN. Setelah itu baru penetapan,” ujarnya.
Pihaknya menargetkan, penetapan 11 jabatan kepala OPD selesai pada tahun ini. Mengingat 11 jabatan kepala OPD tersebut sudah mengalami kekosongan.
“Kami berharap akhir Juni 2022 sudah ada penetapan, dan pelantikan. Dan 11 jabatan OPD ini sudah terisi oleh kepala OPD,” terangnya.
Baca Juga: Hafal 2 Juz Alquran, Siswa di Kota Serang Bebas Pilih SMP
Dari 31 orang pejabat, kata Amri, akan diambil 11 orang peserta. Dimana para peserta yang lolos akan menduduki jabatan di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Lalu Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Berkah.
Kemudian, Satuan Polisi Pamong Praja, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik.
Baca Juga: Kisah Eril Semasa Hidup yang Belikan Sepatu untuk Seorang Satpam
Selanjutnya Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, Staf Ahli Bupati Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Sumber Daya Manusia, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
“Dari 31 orang yang daftar nanti diambil 11 orang,” jelasnya. ***



















