BANTENRAYA.COM – Simak 3 contoh teks pidato peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, singkat tetapi penuh makna.
Sebentar lagi kita akan memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Rabu, 1 Juni 2022.
Karenanya contoh teks pidato peringatan Hari Lahir Pancasila banyak dicari oleh para pembicara untuk 1 Juni 2022 nanti.
Baca Juga: Kasus Pertama di Banten, Dua Ekor Sapi di Kabupaten Serang Positif PMK
Maka dari itu, simak terus artikel ini sampai selesai untuk mendapatkan 3 contoh teks pidato peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.
Setiap tahunnya, kita sebagai warga Indonesia akan memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni.
Tanggal 1 Juni dijadikan sebagai Hari Lahir Pancasila karena pada saat itu presiden pertama Soekarno membacakan sebuah pidato.
Baca Juga: Tb Urip Henus Ditunjuk Jadi Plt Kepala Disparpora Kota Serang Gantikan Yoyo Wicahyono yang Ditahan
Pidato tersebut pada 1 Juni 1945 dalam sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI.
Jika kamu adalah seorang pembicara atau orang yang ditunjuk untuk berpidato, dan masih bingung dengan isi teks pidatonya.
Berikut Bantenraya.com sajikan 3 contoh teks pidato Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, yang telah dirangkuk dari berbagai sumber.
Baca Juga: Eks Manager Distribusi Geotimes Siap Disumpah Pakai Al Quran
Contoh 1
Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera salam damai kepada para hadirin semuanya,
Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat anugerah-Nya yang tak pernah putus kepada kita sehingga pada kesempatan pagi ini kita dapat berupacara untuk memperingati hari lahir pancasila 1 Juni.
Hadiri yang berbahagia,
Saat ini pancasila masih sering kita abaikan, jika melihat dari segi kepatuhan kita dalam menjalankan perintah dasar pancasila.
Mengapa? Karena masih banyak para penghuni negeri ini yang sering mengabaikan pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Saat ini pancasila masih sering kita abaikan, jika melihat dari segi kepatuhan kita dalam menjalankan perintah dasar pancasila.
Baca Juga: Sekolahnya Kebakaran, Siswa Ini Malah Bersyukur: Alhamdulillah Tidak Sekolah Lagi Gaes
Mengapa? Karena masih banyak para penghuni negeri ini yang sering mengabaikan pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
Contoh saja sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, buktinya semakin marak agama-agama lain maupun sekte-sekte ajaran-ajaran lain di negeri kita ini, lalu apakah masih banyak yang tidak kita ketahui di muka publik, maka jawabannya adalah banyak sekali.
Untuk itu pada hari kelahiran pancasila ini saya mengajak dan menyerukan untuk kembali pada jalur dasar negara kita dengan menjalankan aturan-aturan yang ada di negeri kita ini melalui sila-sila yang ada pada pancasila.
Baca Juga: Dituding Memperkosa Irine Wardhanie, Eks Manager Distribusi Geotimes Buat Bantahan
Hadirin yang saya hormati,
Cukup sekian pidato singkat dari saya, semoga di hari lahir pancasila ini kita mampu menjadi warga negara yang taat hukum dan selalu berpegang teguh pada dasar negara Indonesia yaitu pancasila. Mohon maaf jika ada salah kata.
Contoh 2
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan, Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semuanya.
Baca Juga: Monitoring Pemeriksaan Kesehatan Calhaj, Walikota Syafrudin: Berangkat Haji Sekarang Sulit
Puja dan puji syukur mari selalu kita panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita semua dapat kembali bersua dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2022.
Hadirin yang saya hormati,
Sebagai masyarakat Indonesia yang cinta dan selalu menghargai sejarah bangsa ini, sudah sepatutnya kita memperingati Hari Lahir Pancasila di tanggal 1 Juni.
Baca Juga: Drakor Bloody Heart Episode 8 Sub Indo: Spoiler, Jam Tayang dan Link Nonton yang Tayang Hari Ini
Dengan adanya peringatan Hari Lahir Pancasila juga dapat semakin mengobarkan semangat kita dalam mengamalkan nilai-nilai pancasila pada kehidupan, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat.
Hari ini 1 Juni 2022 peringatan Hari Lahir Pancasila. Mari terus kobarkan semangat kebangsaan dan persatuan berlandaskan nilai pancasila.
Contoh 3
Baca Juga: Berikut Hukum Islam Bagi Pasangan LGBT Menurut Ustadz Abdul Somad
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh..
اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ اْلعَاَلَمِيْنَ . وَبِهِ نَسْتَعِيْنُ عَلَي أُمُوْرِا لدُّ نْيَا وَا لدِّ يْنٍ . وَعَلَيْ آ لِهٍ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
“ALHAMDU LILLAHI RABBIL ALAMIN WABIHI NASTA’INU ALA UMURIDDUNYA WADDIN WA’ALA ALIHI WA SHAHBIHI AJMA’IN”
Para hadirin yang terhormat, pertama-tama marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang mana berkat dan rahmat Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat walafiat,
Baca Juga: Tertangkap Tangan Nyuri Honda Beat Milik PKL di Lebak, Warga Pandeglang Babak Belur Dihajar Masa
kedua kalinya sholawat beriring salam marilah kita sanjungkan kepada nabi Muhammad SAW yang kita nantikan syafaatnya di yaumil kiamah nanti. amin
Hadirin sekalian yang berbahagia, hari ini tepat di tanggal 1 juni dimana genap enam puluh lamanya setelah adanya deklarasi hasil rapat BPUPKI menyatakan bahwa pancasila ditetapkan sebagai dasar dari philosofische grondslag atau bisa dikatakan sebagai dasar filosofi bagi bangsa Kita Indonesia tercinta.
Selama bertahun tahun dan berabad abad perjalanan perjuangan bangsa dan seluruh rakyat Indonesia.
Baca Juga: Klik Disini! Link Nonton Drakor Bloody Heart Episode 8 Sub Indo yang Aman dan Legal Malam Ini
Pancasila yang kemudian dijadikan sebagai salah satu batu ujian dan dinamika dalam era sejarah sistem politik nasional di berbagai lintas era pemerintahan.
Dari era demokrasi parlementer, demokrasi terpimpin, dan era orde baru hingga sampai di titik ini yakni demokrasi terpimpin dengan sistem multi partai.
Pancasila sebagai pondasi negara dan pandangan hidup negara maka sudah dipastikan harus ikut dalam dialektika peradaban dunia.
Baca Juga: FKIP Untirta Gelar Training of Trainers English Tutor
Namun harus tetap tangguh dan berdiri kokoh sebagai dasar filosofis bangsa Indonesia yang akan terus berkembang dan tak pernah berhenti pada tiap detik dan waktunya.
Sebagai contohnya para hadirin sekalian, salah satu cermin masa lalu, begitu tangguhnya pancasila adalah ketika di tahun 1998, bangsa kita memasuki era reformasi, dengan rasa penuh suka cita dan gempa gempita.
namun disisi lain ada orang orang yang berjuang dengan seluruh tenaga daya dan upaya hingga fajar menjemput dalam rangka ikut dalam gelombang demokratis untuk mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia yang berdasarkan dengan pancasila.
Baca Juga: Siswa PAUD se Kecamatan Sumur Antusias Ikuti Lomba Mewarnai
Hal yang paling mendasar yang terjadi di tahun kala itu adalah terjadinya ketimpangan dan penyelewengan nilai nilai dari pancasila yang mana ini akhirnya menyebabkan kesenjangan, perpecahan hingga kekacauan yang kemudian berakhir dengan begitu banyaknya huru hara di mana mana.
Para hadirin sekalian yang saya hormati dan banggakan, ini bukan hanya sekedar kejadian biasa karena ini telah melibatkan banyak sekali elemen masyarakat yang timbul sebagai akibat ketidak puasan atas adanya sistem pemerintahan kala itu yang dianggap pincang, lalim dan rezemisme.
Baca Juga: Unbaja dan IDRI Banten Kembangkan Potensi Pariwisata
Dengan semangat pembaharuan yang menggelora pada tiap bangsa indonesia yang juga didukung kuat oleh nilai nilai pancasila maka sudah di pastikan mereka keluar menjadi pemenangnya yakni kemudian lahirlah reformasi.
Demikian informasi terkait contoh teks pidato Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022, singkat tapi penuh makna.***



















