Sabtu, 14 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Temukan 4 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Misterius, Kemeneks Lakukan Verifikasi

Ahmad Haerudin Oleh: Ahmad Haerudin
6 Mei 2022 | 20:54
Temukan 4 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Misterius, Kemeneks Lakukan Verifikasi

Kemenkes masih melakukan verifikasi terhadap temuan 4 kasus dugaan hepatitis akut misterius yang belakangan ini terus menjadi sorotan. Pixabay/jarmoluk

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan verifikasi terhadap 4 temuan kasus dugaan hepatitis akut misterius.

Seperti diketahui, saat ini hepatitis akut misterius tengah menjadi perhatian publik.

BACAJUGA:

takjil

Cocok untuk Takjil Buka Puasa, Inilah Resep Calamary yang Gurih dan Sangat Renyah

14 Februari 2026 | 16:03
Ajax Amsterdam

Eredivisie Ajax Amsterdam vs Fortuna Sittard, Debut Paes Diprediksi Bertemu Hubner!

14 Februari 2026 | 15:57
Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC, Tekad Bajul Ijo Lanjutkan Tren Positif

14 Februari 2026 | 15:35
Undercover Miss Hong

Spoiler Drakor Undercover Miss Hong Episode 9 Sub Indo: Geum Bo Sangat Murka Pada Joong Il

14 Februari 2026 | 15:31

Pasalnya, hingga saat ini masih belum dapat dipastikan dengan jelas penyebab dari Hepatitis misterius tersebut.

Baca Juga: 250.970 Pemudik dari Sumatera Telah Kembali ke Jawa

Terdapat 4 kasus hepatitis akut misterius yang terjadi di indonesia, sampai saat ini Kemenkes masih melakukan verifikasi atas temuan kasus tersebut.

Dilansir Bantenraya.com dari berbagai sumber, disebutkan bahwa penyakit hepatitis ini menyerang anak usia 8 tahun hingga balita.

Pasien diduga mengidap hepatitis akut misterius ini sedang dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta.

Baca Juga: Viral Tas Berbentuk Kucing Menggemaskan, Nampak Sangat Nyata dan Harganya…..

Spesimen pasien juga telah dikirim ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) untuk keperluan penelitian.

Pada kasus ini anak berusia 2 tahun belum memperoleh vaksinasi Covid-19, usia 8 tahun mendapatkan vaksinasi Covid-19 satu kali dan vaksin hepatitis lengkap.

Kemudiam usia 11 tahun sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan hepatitis lengkap.

Baca Juga: Maaf! Tiket Kereta Api Arus Balik Tujuan Jakarta Full Booked Sampai 8 Mei 2022

Gejala yang dialami pasien seperti warna kuning pada kulit badan dan area mata, sakit perut akut, diare akut, mual atau muntah, penurunan kesadaran atau kejang, lesu.

Pihak kemenkes kini telah angkat bicara sedang berusaha memverifikasi temuan empat kasus terbaru pasien probable hepatitis akut misterius bergejala berat pada anak yang belum diketahui, Jumat 6 Mei 2022.

“Ada beberapa temuan kasus sekitar tiga hingga empat kasus, tapi masih diverifikasi,” kata Juru Bicara Kemenkes RI Siti Nadia.

Baca Juga: Link Nonton Anime Spy x Family Episode 5 Sub Indo, Lengkap dengan Spoiler dan Jadwal Tayang

“Sampai saat ini ketiga kasus ini belum bisa kita golongkan sebagai penyakit hepatitis akut dengan gejala berat tadi,” paparnya.

“Tetapi masuk pada kriteria pending klasifikasi, karena masih ada pemeriksaan laboratorium yang harus dilakukan terutama pemeriksaan adenovirus dan pemeriksaan Hepatitis E yang membutuhkan waktu antara 10 sampai 14 hari ke depan,” katanya.

Terkait bagaimana cara mengantisipasi hepatitis akut misterius ini, kemenkes mengatakan masyarakat dapat menerapkan prinsip dasar kebersihan dan sanitasi yang baik. 

Baca Juga: Kode Redeem CD Key MLA Mobile Legends Adventure 7 Mei 2022, Klaim Diamond Secara Gratis

Seperti mencuci tangan, makan makanan yang bersih, dan tidak menggunakan alat makan bersama.

Kemenkes juga menghimbau agar masyarakat waspada, tidak perlu panik, dan segera melengkapi vaksin hepatitis anak-anak. ***

Editor: Administrator
Previous Post

Timnas Indonesia Gagal Redam Vietnam di Laga Pembuka Sea Games dan Kalah 0-3

Next Post

Bertemu Wakil Bupati Lebak, Warga Baduy Minta Perda Desa Adat Segera Diterbitkan

Related Posts

takjil
Nasional

Cocok untuk Takjil Buka Puasa, Inilah Resep Calamary yang Gurih dan Sangat Renyah

14 Februari 2026 | 16:03
Ajax Amsterdam
Nasional

Eredivisie Ajax Amsterdam vs Fortuna Sittard, Debut Paes Diprediksi Bertemu Hubner!

14 Februari 2026 | 15:57
Persebaya Surabaya
Nasional

Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC, Tekad Bajul Ijo Lanjutkan Tren Positif

14 Februari 2026 | 15:35
Undercover Miss Hong
Nasional

Spoiler Drakor Undercover Miss Hong Episode 9 Sub Indo: Geum Bo Sangat Murka Pada Joong Il

14 Februari 2026 | 15:31
Resep cimol bojot
Nasional

Resep Cimol Bojot, Camilan yang Lezat untuk Buka Puasa

14 Februari 2026 | 08:43
Persijap Jepara
Nasional

Malut United vs Persijap Jepara, Laskar Kalinyamat Ingin Kembali ke Jalur Kemenangan

13 Februari 2026 | 17:43
Load More

Popular

  • Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

    Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang PHK Industri Menghantui Pekerja, Pemkot Cilegon Angkat Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BUMDes Kebonratu Mulai Panen Telur Ayam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Gelontoran Dana Bergulir Sampai Rp3 Juta, Tekankan Pinjaman Jangan Digunakan Buat Kebutuhan Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pejabat Administrator dan Pengawas Kota Serang Dilantik, Mantan Lurah Serang Jabat Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kelurahan Sayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembukaan Serang Mengaji, 10.000 Orang Baca Al-Quran Berjamaah di Alun-alun Barat Kota Serang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Kabupaten Serang Dihitung, Sekda Berikan Bocorannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jadwal Pertandingan Friendly Match China vs Indonesia U17, Pembalasan Garuda Muda Usai Kekalahan Telak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Walikota Cilegon Robinsar meninjau kantor kas BPRS CM di Pasar Blok F, Jumat 13 Februari 2026.

Berantas Bank Emok di Cilegon, Kantor Kas BPRS CM Mendekat Ke Pasar Blok F

14 Februari 2026 | 16:26
Suasana penetapan HA sebagai tersangka pembunuhan anak di BBS III. (Uri/Banten Raya)

Prapradilan Tersangka HA Cilegon Ditolak, Berkas Segera Dilayangkan ke Kejaksaan

14 Februari 2026 | 16:16
Seorang pengrajin sapu lidi di Rangkasbitung, Emur, tengah mengumpulkan daun sawit, Sabtu, 14 Februari 2026.(Aldi Setiawan/Banten Raya)

Kisah Pengrajin Sapu Lidi di Lebak, Bertahan Meski Dibeli Murah

14 Februari 2026 | 16:07
takjil

Cocok untuk Takjil Buka Puasa, Inilah Resep Calamary yang Gurih dan Sangat Renyah

14 Februari 2026 | 16:03

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Polisi Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda