BANTENRAYA.COM – Berikut ini adalah bacaan doa agar bisa kembali dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya.
Bulan Ramadhan telah lewat dan kini telah memasuki bulan Syawal dan tentunya umat Islam akan merindukan bulan suci tersebut.
Umat muslim merindukan bulan Ramadhan karena di sana wkatu tersebut banyak keberkahan dan keutamaan yang diberikan Allah SWT.
Di bulan Ramadhan ini pula terdapat malam Lailatul Qadar, dimana malam tersebut lebih baik dari 1.000 bulan.
Agar bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan, dianjurkan untuk melafalkan sebuah doa.
Berikut doa agar kembali dipertemukan dengan bulan Ramadhan:
Baca Juga: Penyakit Hepatitis Akut Misterius, Begini Kronologi Menurut Kemenkes RI
للَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا
Allahuma laa taj’alhu Aakhirol A’hdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja’altahu faj’alnii marhuuman walaa taj’alnii mahruuman.
Artinya: “Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi dan jangan jadikan aku orang yang Engkau murkai.”
Baca Juga: Semifinal Liga Champions : Unggul 2-0, Liverpool waspadai Kejutan Villareal di Leg Kedua
َبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَمَنَا وَرُكُوْعَنَا وَسُجُوْدَنَا وَتِلَاوَتَنَا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Robbanaa taqobbal Minnaa Shiyaamana waqiyamana wa ruku’ana wa sujudanaa wa tilaawatanaa Innaka Antas Samii’ul ‘Aliim.
Artinya: “Ya Tuhan kami, terimalah puasa kami, sholat kami, rukuk kami, sujud kami dan tilawah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai kemaafan, maka maafkan aku.” (HR at-Tirmidzi dan Ibu Majah).
Itulah tadi doa agar kembali dipertemukan dengan bulan Ramadhan. ***



















