BANTENRAYA.COM – Ketua Fraksi NasDem-PKB DPRD Kota Cilegon Erick Rebiin terpilih jadi Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertangjawaban atau (LKPj) Walikota Cilegon 2021.
Erick terpilih usai kedua Fraksi Gerindra dan Golkar yang memiliki kursi mayoritas atau total 16 kursi mendorongnya menjadi ketua Pansus LKPj Walikota Cilegon 2021.
Berdasarkan hasil lobi fraksi, Erick Rebiin perwakilan Fraksi NasDem-PKB sebagai Ketua Pansus LKPJ, lalu Faturohmi dari Gerindra sebagai Wakil Ketua dan Subhi dari Fraksi Golkar sebagai sekretaris.
Baca Juga: Keutamaan Sholat Tarawih di Malam Keempat, Dapat Pahala Layaknya Membaca 4 Kitab Allah
Erick mengatakan, berjanji akan objektif dalam melakukan penilaian LKPJ Walikota Cilegon nanti. Pihaknya akan membahas dan memberikan berbagai catatan nantinya.
“Semua ada plus minusnya lah.Tentu kami akan menilai objektif dan akan kami berikan catatan jika dinilai tidak layak,” katanya kepada wartawan, Senin 4 April 2022.
Erick menjelaskan, dirinya memastikan sebagai Pansus tidak akan melakukan balas dendam.
Baca Juga: Citra Satelit Perlihatkan Kuburan Massal di Bucha Ukraina, Geopolitik Semakin Memanas
Dimana sebelumnya pimpinan Partainya Edi Ariyadi sebagai Walikota Cilegon menjadi bantalan pemerintah sekarang dalam hal pertanggungjawaban.
“Tidak ada itu (balas dendam). Kami akan objektif dalam melakukan penilaian dan koreksi terhadap kepemimpinan Helldy dalam melakukan pengelolaan anggaran dan jalannya pemerintahan,” imbuhnya.
Erick menyampaikan, pihaknya meminta semua pihak untuk tidak membangun opini terkait dirinya menjadi Ketua Pansus LKPj Walikota Cilegon.
Baca Juga: Link Download Minecraft Update 1.18.12 Terbaru Mojang Studios Bukan Apk Mod
Namun, dirinya memastikan akan mengkaji secara objektif apa yang sudah dilakukan pemerintah.
“Nanti ini akan kami bahas, bagaimana hasilnya kita akan lihat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon Isra Miraj mengungkapkan, di Pansus LKPJ tersebut ada lobi-lobi untuk pimpinan, wakil dan sekretaris.
Baca Juga: Soroti Kesemrawutan Parkir di Pasar, DPRD Kota Serang Ingin Pembenahan dari Hulu ke Hilir
Dimana sepakati Erick dari Nasdem-PKB sebagai ketuanya didampingi dari Gerindra dan Golkar.
“Di Pansus LKPj ini pansus melakukan lobi ketua wakil ketua dan sekretaris. Tadi sudah disepakati diluar sepengetahuan saya oleh para ketua fraksi,” paparnya.
Isra menyatakan, sebelumnya pemerintah di bawah kepemimpinan Edi Ariadi yang tidak lain adalah Pimpinan dari Nasdem banyak disalahkan kepemimpinannya.
Baca Juga: Cerita Lengkap Indomaret di Banjarsari Lebak Kebanjiran Akibat Tembok Jebol, Ratusan Barang Hanyut
Sekarang sudah sepenuhnya pertanggungjawaban ada di Helldy dan Sanuji.
“Sekarang sudah sepenuhnya menjadi petani nggungjawaban (Helldy-Sanuji). Jadi tidak lagi dikoreksi tapi mengoreksi,” papar politisi Golkar ini.
“Ada arah kesana untuk mengoreksi dan menjadi momentum barangkali ada perintah juga dari Partai Nasdem. Sebab, buktinya lobinya seperti itu” ujarnya.
Baca Juga: Minta Pemprov Banten Tak Lambat Cairkan THR, Ketua Honorer: Tahun Lalu Cair Setelah Lebaran
Sebelumnya, dalam paripurna penyerahan LKPj Walikota Cilegon 2021, Helldy menyampaikan, realisasi pendapatan daerah pada APBD Kota Cilegon tahun anggaran 2021 tidak mencapai target.
Adapun target pendapatan daerah tahun anggaran 20221 adalah senilai Rp1,860 triliun namun hanya tercapai Rp1,780 triliun.
Helldy Agustian mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun transisi dari RPJMD 2016-2021 ke periode RPJMD Kota Cilegon periode 2021-2026.
Berbagai kebijakan tertuang dalam RPJMD Kota Cilegon tahun 2021-2026 dalam wujud program prioritas pembangunan daerah sebagai turunan dari janji politik kepala daerah terpilih periode 2021-2024.
“Walaupun dokumen RPJMD mengalami peralihan periode, namun esensi pembangunan Kota Cilegon masih tetap mengacu pada dokumen RPJMD Kota Cilegon tahun 2005-2025 dan beberapa program merupakan kelanjutan dari RPJMD sebelumnya,” ujarnya. ***

















