BANTENRAYA.COM – Persija Jakarta mengambil langkah strategis dengan memanfaatkan paruh musim 2025/2026 untuk meminjamkan 3 pemain muda ke klub lain.
Peminjaman 3 pemain muda Persija Jakarta di paruh musim 2025/2026 bertujuan untuk mendapatkan pengalaman bertanding jauh lebih optimal.
3 pemain muda Persija Jakarta yang akan dipinjamkan ke klub lain di paruh musim ialah Alfriyanto Nico Saputro (22), Figo Dennis (19), dan Jehan Pahlevi (19).
Masa peminjaman ketiga pemain muda Macan Kemayoran tersebut berakhir hingga akhir musim yang diharapkan menjadi kesempatan menambah jam terbang, mematangkan mental, dan memperkaya pengalaman di level kompetitif.
BACA JUGA: Manchester City Amankan Antoine Semenyo dari Bournemouth, Liverpool Kena Tikung
Ketiga pemain muda Persija Jakarta ini sejatinya telah berkontribusi dalam beberapa laga bersama Macan Kemayoran musim ini. Nico tampil 5 kali dengan 1 assist, Figo 1 kali, dan Levi 1 kali sebelum dipinjamkan ke klub lain.
Dengan menit bermain lebih konsisten di klub tujuan, diharapkan ketiga pemain muda Persija Jakarta kembali lagi dengan bekal jauh lebih matang.
Langkah ini dinilai cukup penting untuk persiapan masa depan skuad Macan Kemayoran yang jauh lebih baik untuk menjalani berbagai pertandingan.
Strategi Pembentukan Mental Juara di Persija Jakarta
BACA JUGA: 6 OPD Pemkab Serang Punya Bos Baru, Cek Daftar Lengkap Nama-nama yang Dilantik Hari Ini
Peminjaman 3 pemain muda Persija Jakarta menjadi sebuah strategi penting dengan tujuan untuk dapat membentuk mental juara.
Selain itu, periode peminjaman ini dianggap bukan hanya sekadar persinggahan, melainkan ruang belajar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin bersama klub lain.
Direktur Olahraga Macan Kemayoran, Bambang Pamungkas, menaruh harapan besar pada masa peminjaman yang dijalani oleh 3 pemain muda tersebut.
Bambang menekankan bahwa periode ini bukan sekadar persinggahan, melainkan ruang belajar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin.
“Masa peminjaman ini kami pandang sebagai bagian penting dari proses perkembangan mereka. Bukan hanya soal menit bermain, tetapi juga tentang bagaimana menghadapi tekanan dan menjaga konsistensi,” ungkapnya dikutip dari persija.id.
Direktur Olahraga Persija Jakarta kemudian mengungkapkan bahwa Macan Kemayoran ingin mereka kembali dengan pengalaman yang lebih baik serta mental yang lebih siap.
“Kami ingin mereka kembali ke Persija dengan pengalaman yang lebih kaya dan mental yang lebih siap,” tutupnya. ***


















