BANTENRAYA.COM – Pemerima program hibah rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kota Cilegon terancam gigit jari. Hal itu karena anggaran tersebut dikabarkan tidak bisa dicairkan pemkot.
Pada 2024 ada sebanyak 85 warga yang akan mendapatkan hibah Rutilahu. Namun, sejak awal tahun hingga kini anggaran tersebut belum juga direalisasikan Disperkim Kota Cilegon.
Padahal, sebanyak 85 warga penerima hibah tersebut sudah dilakukan verifikasi dan akan dicarikan pada 2024.
Baca Juga: Tak Ada Tempat untuk Judol, BRI Ambil Sikap Tegas Blokir Lebih dari 3 Ribu Rekening
Salah seorang warga Kelurahan Kebon Dalem, Kecamatan Purwakarta Alvaro mengatakan, seharusnya rumah neneknya sudah mendapatkan hibah untuk membangun rumah namun sampai sekarang belum ada.
“Bahkan kabarnya malah itu tidak akan direalisasikan karena tidak ada anggaran. Itu infomasi yang saya dapat,” tegasnya.
Ia menegaskan, sampai sekarang juga tidak ada kejelasan apakah pada 2025 nanti akan diberikan atau sebaliknya.
Baca Juga: FULL HD! Link Live Streaming Debat Kedua Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Pilkada 2024
“Nanti 2025 itu akan beda lagi. Jadi saya juga tidak tahu apa tahun depan atau malah tetap tidak bisa hibahnya diberikan,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disperkim Kota Cilegon Edi Hendarto belum memberikan penjelasan saat dikonfomasi Banten Raya soal adanya kemungkinan dana hibah Rutilahu tidak jadi dicairkan. ***



















