BANTENRAYA.COM – Puncak Pekan Keselamatan Jalan atau PKJ 2024 tingkat Provinsi Banten ditutup dengan acara Talkshow keselamatan jalan raya di Alun-alun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu, 6 September 2024.
Selain talkshow, berbagai kegiatan juga dilakukan di PKJ 2024. Mulai dari jalan sehat, senam sehat, pemberian sertifikat penghargaan kepada pelajar hingga pemberian doorprize.
Kepala Dishub Provinsi Banten Tri Nurtopo pada puncak PKJ 2024 ini menjelaskan, dalam upaya pencegahan kecelakaan di jalan pihaknya telah memasang perlengkapan jalan. Seperti rambu-rambu lalu lintas dan lainnya.
Baca Juga: Tanpa Butuh Waktu Lama, 3 Pelaku Curanmor di Pandeglang Dibekuk Polisi
“Kita juga sudah berupaya untuk melakukan sosialisasi juga kita lakukan dan memasang perlengkapan jalan,” ujarnya.
“Dalam rangka pengaturan keselamatan itu seperti trafik cone (kerucut lalu lintas) dan lain sebagainya,” kata Tri di sela-sela kegiatan.
Tri juga turut meminta kepada pengguna jalan untuk bersama-sama menyadari keselamatan Jalan.
Baca Juga: BDD 2024 Yogyakarta Kemenparekraf: Mendorong Ekosistem Digital yang Inklusif dan Kompetitif
Dirinya juga berharap ke depan, Provinsi Banten bisa meningkatkan keselamatan dan mengurangi kecelakaan.
“Hal keselamatan jalan tidak bisa dilakukan diri sendiri, orang lain juga bisa terdampak,” ungkapnya.
“Maka pengguna jalan saya mohon kita sama menyadari keselamatan itu nomor satu. Kalau bisa ke depan zero acctiden (nol kasus kecelakaan),” ujarnya.
Baca Juga: KRYD Skala Besar Polres Serang, Sejumlah Remaja Nongkrong Tak Jelas Dibubarkan
Di tempat yang sama, Sekda Lebak Budi Santoso turut menyampaikan beberapa tips yang harus dilakukan dalam berkendara agar bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan.
Salah satu yang terpenting ialah memahami dan mematuhi setiap aturan berlalu lintas.
“Kemudian yang pasti kendaraan harus di cek dulu terutama fungsi pengereman dan lampu,” tuturnya.
“Selanjutnya adalah hati-hati di jalan. Berkendara harus lihat kepadatan dan kecepatan kendaraan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala BPTD Kelas II Banten Eko Indra Yanto menyampaikan, program ini sering digelar oleh pemerintah, lembaga terkait keselamatan lalu lintas.
Kemudian juga komunitas masyarakat untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas dan menumbuhkan perilaku tertib berkendara.
Baca Juga: AstraPay Support Kemajuan Komunitas Otomotif Indonesia di FDR Day 2024
“Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dengan memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan di jalan serta aturan-aturan lalu lintas yang harus dipatuhi,” ungkapnya.
“Sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko tingkat kecelakaan melalui sosialisasi, pelatihan, dan kampanye, diharapkan masyarakat lebih tertib sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan,” katanya. ***

















