Kamis, 12 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Kamis, 12 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Wanti-wanti Dindikbud Banten untuk Kegiatan MPLS, Jangan Jadi Ajang Bullying!

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
14 Juli 2024 | 21:45
Dua Sekolah di Banten jadi Uji Coba Makan Bergizi Gratis

Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Tabrani, ketika diwawancara Raffi/Banten Raya

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Dindikbud Banten memperingatkan kepada sekolah agar mengawasi proses Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Dindikbud Banten menegaskan, tidak boleh ada perundungan alias bullying selama masa MPLS berlangsung.

Kepala Dindikbud Banten Banten Tabrani mengatakan, MPLS paling lama digelar selama tiga hari pada 15-17 Juli 2024.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Elpiji 3 Kg di Kota Cilegon Langka, Ada yang Jual tapi Harganya Meroket

MPLS adalah masa di mana siswa dikenalkan pada sekolah sehingga mereka bisa langsung beradaptasi ketika masuk ke sekolah.

Dia pun memperingatkan kepada para kepala sekolah agar mengawasi proses MPLS sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan baik.

Dia menegaskan, MPLS tidak boleh menjadi ajang bullying dari siswa senior kepada siswa baru atau junior.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi Waspada Penyakit Leptospirosis, Dinkes Kota Cilegon Ungkap Metode Penularannya

“Jangankan terjadi (bullying-red), mengarah ke arah situ saja nggak boleh,” kata Tabrani.

Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, harus berisi kegiatan yang edukatif, memacu kreativitas, dan menyenangkan.

Selain itu, selama MPLS dilarang memberikan tugas atau mewajibkan peserta MPLS untuk menggunakan atribut yang tidak relevan. Termasuk memakai pakaian yang merendahkan atau hanya sekadar lucu-lucuan.

BACAJUGA:

Pelabuhan Ketapang Gilimanuk

Jelang Hari Raya Nyepi, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan Tutup Sementara

11 Maret 2026 | 19:11
Pearl In Red episode 10

Spoiler Drakor Pearl In Red Episode 10 Sub Indo: Jin Joo Terluka, Yoo Na Banjir Air Mata

11 Maret 2026 | 18:28
Kasus perselingkuhan suami Maissy

Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

11 Maret 2026 | 18:21
lowongan kerja PT JAVACO Indonesia

Banyak Posisi! Lowongan Kerja Maret 2026 di PT JAVACO Indonesia, Simak Selengkapnya

11 Maret 2026 | 17:54

Baca Juga: Dahului Pemkab Pandeglang, Diana Jayabaya Bangun Jalan Ciekek-Kadomas yang Ditanami Pohon Pisang

“Buatlah kegiatan MPLS yang menyenangkan,” kata Tabrani.

Tabrani juga mengungkapkan, pada tahun ini MPLS juga akan diisi dengan materi tentang antikorupsi.

Dengan materi ini diharapkan para siswa akan dapat mengetahui apa itu korupsi dan cara mencegahnya.

Dengan pengetahuan sejak dini, maka diharapkan para siswa ke depan akan dapat memiliki sikap antikorupsi dalam kehidupan mereka.

Baca Juga: Nama Saluran WA Hanif Clash of Champions Lengkap dengan Biodata, Mahasiswa UGM yang Mengundurkan Diri

“Ini adalah tahun kedua pemberian materi antikorupsi di MPLS,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Banten Hendry Gunawan mengatakan, MPLS merupakan kegiatan yang sangat penting agar siswa baru bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Karena itu, penting bagi sekolah untuk mencegah dan menangani kekerasan di sekolah. Dia pun mendorong setiap sekolah agar mampu mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan antiperundungan.

Baca Juga: Banyak Dicari! 25 Contoh Soal Cryptarithm Clash of Champion Lengkap dengan Kunci Jawaban

“Setiap sekolah diharapkan mempersiapkan langkah-langkah pencegahan perundungan,” katanya.

Hendry menuturkan, Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 mengatur panduan tentang cara mencegah dan mengatasi kekerasan di sekolah.

Aturan ini ingin memastikan sekolah menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak.

Baca Juga: Buruan Serbu! Beli Rumah Subsidi di Puri Delta Angsana Gratis Sepeda Motor

Menurut Hendry, penting bagi siswa untuk memahami apa saja bentuk kekerasan dan bagaimana mencegahnya.

Dengan begitu, siswa akan tahu kekerasan tidak boleh terjadi, baik di sekolah maupun di tempat lain.

“Pemahaman ini akan membantu mereka melindungi diri sendiri dan teman-teman mereka,” katanya. ***

Tags: Bullyingdindikbud bantenMPLS
Previous Post

Masuk 50 Besar ADWI, Sandiaga Uno Siap Bertandang ke Desa Wisata Kacida Cibuntu

Next Post

Masih Defisit 5.000 ASN, Pemkot Serang Akui Roda Pemerintahan jadi Kurang Gesit

Related Posts

Pelabuhan Ketapang Gilimanuk
Nasional

Jelang Hari Raya Nyepi, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akan Tutup Sementara

11 Maret 2026 | 19:11
Pearl In Red episode 10
Nasional

Spoiler Drakor Pearl In Red Episode 10 Sub Indo: Jin Joo Terluka, Yoo Na Banjir Air Mata

11 Maret 2026 | 18:28
Kasus perselingkuhan suami Maissy
Nasional

Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

11 Maret 2026 | 18:21
lowongan kerja PT JAVACO Indonesia
Nasional

Banyak Posisi! Lowongan Kerja Maret 2026 di PT JAVACO Indonesia, Simak Selengkapnya

11 Maret 2026 | 17:54
Bacaan doa malam lailatul qadar
Nasional

Jangan Skip! Bacaan Doa Malam Lailatul Qadar Lengkap dengan Latin dan Artinya

11 Maret 2026 | 17:48
Ilustrasi mudik Lebaran 2026. ((Uri/Bantenraya.com)
Nasional

Daftar Nomor Darurat Mudik Lebaran 2026, Catat Agar Tenang Selama Perjalanan

11 Maret 2026 | 17:00
Load More

Popular

  • Kasus perselingkuhan suami Maissy

    Dituding Jadi Selingkuhan Suami Maissy, Ibu Cindy Rizap Tegas Sang Anak Kena Tipu Dokter Riky Febriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Bopeng-bopeng, Gubernur Banten Tagih Komitmen Pengelola Tol Tangerang-Merak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Serang Gelontorkan Rp 45 Miliar untuk THR PNS, PPPK Penuh Waktu Hingga PPPK Paruh Waktu 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Serang Budi Rustandi Instruksikan Seluruh OPD Beralih ke Transaksi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Angkanya Terus Meningkat, Pemprov Banten Dinilai Gagal Atasi Kemiskinan di Perkotaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Link Twibbon Hari Perempuan Internasional 2026, Terbaru dan Paling Kekinian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabupaten Serang Miliki Dua Jembatan Baru Hasil Kolaborasi dengan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga Bulan Anggaran Sekolah Gratis Belum Dibayar, Dindikbud Banten Dinilai Tidak Profesional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergoki Pelecehan di KRL, Korban Langsung Nangis Histeris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Banjir di Perumahan Metro Cilegon yang membuat volume sampah meningkat pada Minggu, 8 Maret 2026. (Gillang/Bantenraya.com)

Volume Sampah Kota Cilegon Meningkat Usai Banjir, Ada Kasur hingga Kulkas Mengambang di Sungai

12 Maret 2026 | 12:32
Kepala Spenda Hj Nurhayati foto bersama siswa saat mengikuti kegiatan keterampilan membuat ketupat bersama sebagai bentuk pengenalan tradisi budaya, Rabu (11/3/2026).

Kampung Ramadan Spenda Cilegon, Kolaborasikan Literasi dan Numerasi

12 Maret 2026 | 11:52
Pesantren Ramadhan di SDIT Al Muhajirin. (Dokumentasi SDIT Al Muhajirin)

SDIT Al Muhajirin Gelar Pesantren Ramadan Guna Perkuat Iman dan Takwa Siswa

12 Maret 2026 | 11:45
Gema Ramadhan di SDIT Bina Bangsa. (Dokumentasi SDIT Bina Bangsa)

SDIT Bina Bangsa Tanamkan Spiritualitas, Akhlakul Karimah Sejak Dini

12 Maret 2026 | 11:30

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten Beasiswa BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
ADVERTISEMENT
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda