SERANG, BANTEN RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten menyebut, kinerja penyaluran kredit dan dana pihak ketiga (DPK) sepanjang tahun 2023 menjadi salah satu faktor melambatnya perekonomian di Banten.
Berdasarkan data dari badan pusat statistik (BPS) Provinsi Banten ada tiga sektor yang tumbuh negatif sepanjang tahun 2023, yakni pertambangan dan penggalian 16,48 persen, pengadaan listrik dan gas 1,49 persen, dan jasa keuangan dan asuransi 0,69 persen.
Kepala KPw BI Provinsi Banten Ameriza Ma’ruf Moesa mengatakan, meskipun mengalami penurunan namun share sektor keuangan dan asuransi terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) sangat kecil sehingga tidak terlalu berdampak.
“Salah satu kontribusi (terbesar-red) negatif dari penurunan pertumbuhan ekonomi dari ekspor yang menurun bukan dari sektor keuangan, karena share nya kecil. Dampaknya tidak terlalu besar terhadap penurunan laju pertumbuhan ekonomi,” kata Amireza kepada awak media dalam agenda Taklimat Media Laporan Perekonomian Provinsi Banten Edisi November 2023 ‘Diskusi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV’, Senin (12/2).
Baca Juga: TERBARU! 13 Ide Tema Dekorasi TPS Pemilu 2024 Unik dan Kekinian Bikin Semangat Nyobolos
Lebih rinci, Amireza menjelaskan tren penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) mencapai Rp5,67 triliun, atau sebesar 32,22 persen pada 2023, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Meskipun mampu merealisasikan target hingga 100,10 persen, namun penyaluran KUR tercatat berkurang hingga Rp2,69 triliun.
Adapun, jumlah debitur pada tahun 2023 juga terpantaun turun, dari 140.694 debitur pada tahun 2022 menjadi 81.680 debitur pada tahun 2023 atau turun 46,07 persen.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Hario K Pamungkas menambahkan, kondisi intermediasi perbankan di Banten, menunjukan kinerja serupa.
“Total DPK pada triwulan IV 2022 sebesar 4,61 persen turun menjadi 4,35 persen. Sementara untuk total kredit juga turun dari 12,33 persen menjadi 11,14 persen,” imbuhnya.
Baca Juga: Monyet Liar Resahkan Pengunjung Pasar Picung Pandeglang, BPBDPK Berhasil Menangkap dengan Cara Ini
Kendati demikian, BI Banten optimis pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 akan berada pada kisaran 4,7 sampai 5,5 persen, didorong oleh peningkatan industri baja dan petrokimia. Serta meningkatnya minat masyarakat terhadap pariwisata di Banten.(***)


















