BANTENRAYA.COM – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyambangi Desa Salak Brojo, Kabupaten Pekalongan.
Kedatangan Anies Baswedan ke Desa Salak Brojo, Kabupaten Pekalongan, untuk menawarkan perubahan.
Anies Baswedan pun melakukan kontrak politik dengan para petani di Desa Salak Brojo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Anies mengatakan, kunjungan silaturahmi ke Desa Salak Brojo untuk mendengar aspirasi masyarakat, sekaligus menyampaikan rencana soal pupuk, soal obat, soal irigasi, bantuan lansia.
“Kita semua membawa perubahan, supaya Indonesia adil makmur untuk semua, bukan adil makmur untuk sebagian,” ucap Anies Baswedan dikutip dari Instagram @aniesbaswedan.
Ia menjanjikan kepada para petani bisa mendapatkan pupuk kapan saja dengan harga yang murah.
Baca Juga: 4 Film Kartun Walt Disney yang Pernah Kamu Tonton saat Kecil, Ternyata Pernah Tayang di Bioskop
“Karena kalau pupuk tidak bisa didapat kapan saja dan harganya mahal yang paling menderita petani,” ujar dia.
Menurut Anies Baswedan, saat ini para petani merasakan sulitnya untuk mendapatkan pupuk dengan harga murah.
“Sekarang yang terjadi begitu kan? Apalagi ada kartu tani. Jadi kita ingin bikin perubahan,” tuturnya.
Anies Baswedan pun menawarkan program mendapatkan pupuk subsidi kepada para petani dengan cepat.
“Ini ada program pupuk subsidi dari ruet jadi cepat. Supaya stok pupuk selalu ada,” kata Anies Baswedan.
Mantan Gubernur Jakarta ini juga menjanjikan kepada para petani pupuk bisa langsung diantar ke rumahnya.
Baca Juga: Viral Video Warga Rohingya Menolak Makanan yang Diberikan, Tuntut Hunian yang Lebih Baik
“Terus kita mau siapkan dapat pupuk supaya cepat. Kalau perlu diantar sampai rumah,” jelas dia.
Dengan kondisi saat ini, Anies Baswedan pun menanyakan pilihan kepada para petani untuk memilih pemimpin di periode berikutnya
“Sekarang pupuk susah mau diteruskan atau tidak? Tidak. Sekarang obat-obatan mahal, mau diteruskan atau tidak? Tidak,” tuturnya.
Baca Juga: Harga Tiket dan Jadwal Film di Bioskop XXI Cilegon Center Mall pada Hari ini, 23 Desember 2023
Sekarang irigasi bermasalah mau diteruskan atau tidak? Tidak,” tanya Anies Baswedan kepada para petani.
Bila para petani berkomitmen ingin perubahan, Anies Baswedan berjanji akan merealisasikan rencana program dan kontrak dengan para petani setelah dirinya terpilih sebagai Presiden 2024.
“Insya Allah program yang penting ini segera dilaksanakan setelah terpilih membawa wewenang masyarakat,” akunya.
Baca Juga: Fear No Mort, Episode Penutup Rick and Morty Season 7 yang Penuh Ketakutan
Anies Baswedan juga mensosialisasikan program jaminan pembelian pangan. Jaminan pembelian pangan itu jaminan kerja sama petani dengan pemerintah.
“Bapak ibu tanam, panen, pemerintah yang membeli. Sehingga bapak-ibu sudah punya kepastian harga, kepastian pembeli,” tuturnya.
“Program ini sebelumnya sudah kami lakukan ketika saya jadi gubernur Jakarta kami kontrak dengan Gapoktan,” tandasnya. ***



















