BANTENRAYA.COM – Tentara IDF (Israel Defence Force) sangat yakin kalau terdapat terowongan bawah tanah di Rumah Sakit Al Shifa.
Tuduhan terowongan bawah tanah tersebut ditujukan untuk menguatkan klaim mereka terdapat markas besar Hamas di sana.
Dilansir Bantenraya.com dari akun media sosial X @IDF, belum lama ini akun tersebut mengunggah beberapa video terbaru yang merekam terowongan bawah tanah dan juga ruangan yang cukup luas.
Baca Juga: Geger! Suami Berselingkuh dengan Mahasiswi saat Istri Hamil 7 Bulan, Viral di Media Sosial
Memang pihak Israel telah berkali-kali menuduh rumah sakit terbesar di Gaza tersebut sebagai markas besar Hamas. Namun bukti yang dibagi IDF berupa foto dan video tersebut masih belum meyakinkan warganet.
Banyak warganet yang mengomentari kalau rekaman tersebut masih belum menjadi bukti yang kuat. Bahkan beberapa warganet juga menuduh kalau terowongan tersebut dibangun oleh pihak Israel.
Namun, tuduhan warganet tersebut memang berdasarkan bukti dari pernyataan mantan perdana menteri Israel sendiri.
Baca Juga: GRATIS KLAIM! Link DANA Kaget 23 November 2023 Cairkan Saldo Rp100 Ribu Tanpa Aplikasi Tanbahan
Sebelum IDF mengunggah rekaman terowongan tersebut, hal yang mengejutkan datang dari pernyataan mantan perdana menteri Israel Ehud Barak pada Senin (20 November 2023).
Pernyataan tersebut dilansir bantenraya.com dari potongan rekaman wawancara Ehud Barak dengan jurnalis CNN Christiane Amanpour yang diunggah ulang di kanal YouTube Middle East Eye.
“Apa pandangan anda tentang apakah pemerintahan dan militer anda sudah menyediakan cukup bukti tentang klaim adanya bunker atau markas besar di bawah Al Shifa?” tanya Christiane.
Baca Juga: Big Match Madura United vs Bali United, Misi Mengejar Borneo FC di Puncak Klasemen
“Sudah diketahui selama bertahun-tahun kalau terdapat bunker yang dibangun oleh pihak konstruktor Israel di bawah Al Shifa atau yang pernah digunakan oleh Hamas,” jawab Ehud.
Ehud juga menyebutkan kalau kemungkinan markas bawah tanah tersebut bukan satu-satunya yang digunakan oleh Hamas.
“Itu mungkin bukan satu-satunya markas yang ada. Beberapa lainnya berada di bawah rumah sakit lainnya dan tempat sensitif lainnya. Tapi yang jelas, pernah digunakan oleh Hamas bahkan di konflik satu ini,” sambungnya.
Baca Juga: Tips Hidup Sehat Ala Walikota Serang Syafrudin, Ternyata Bukan Olahraga
Namun Christine lalu mengulang pernyataan Ehud yang menyebutkan kalau yang membangunnya adalah Israel.
“Ketika anda menyebutkan kalau markasnya dibangun oleh Israel. Apakah anda salah ucap?” tanya Christine yang ingin memastikan.
Ehud menjawab kalau dia tidak salah ucap dan menjelaskan kalau Israel memang mengelola lokasi tersebut puluhan tahun yang lalu.
Baca Juga: Tanggal 23 November Memperingati Hari Apa? Simak Daftar Peringatanya di SIni
“Tidak. Beberapa dekade yang lalu, kami yang mengelola tempat tersebut. Mungkin 5 dekade yang lalu, kami membantu mereka membangun bunker tersebut demi menyediakan ruang lebih untuk operasi di rumah sakit,” jelas Ehud.
Pernyataan Ehud adalah klaim yang sangat kontroversial, bahkan apa yang diungkapkannya tersebut menyulut amarah dari pihak Israel juga.
Selain Al Shifa, rumah sakit Indonesia yang berlokasi di utara Gaza juga dituding memiliki markas Hamas di bawah tanahnya.
Baca Juga: Amanat Upacara Tema Hari Guru Nasional 2023 Sangat Menginspirasi, Pembina Wajib Tahu!
Padahal pihak rumah sakit Indonesia juga telah memberi konfirmasi kalau bagian bawah tanah rumah sakit adalah menyimpan generator rumah sakit.
Rumah sakit Al Shifa adalah rumah sakit terbesar yang berada di wilayah Gaza. Evakuasi besar-besaran dilakukan para petugas medis dan para pasien keluar rumah sakit ini oleh perintah dari IDF.
Evakuasi tersebut terpaksa dilakukan di samping desakan dari IDF, alasan lainnya adalah agar IDF dapat memberikan bukti adanya terowongan bawah tanah yang mereka klaim berada di bawah rumah sakit tersebut.
Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri jadi Tersangka Korupsi, Prediksi Novel Baswedan Terbukti
Sayangnya, bukti rekaman video yang pihak IDF unggah di Twitter juga masih belum meyakinkan banyak orang tentang markas Hamas di bawah rumah sakit Al Shifa.* * *


















