BANTENRAYA.COM – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Lebak periode kepengerusan 2025-2030 resmi dilantik di Museum Multatuli, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, pada Minggu, 7 Juli 2025.
Pelantikan KAHMI Lebak dinilai menjadi momentum dalam memberikan kebermanfaatan dalam membangun Kabupaten Lebak.
Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Lebak, Mastur Huda, menyebut keberadaan MD KAHMI Lebak merupakan wadah bagi para alumni HMI untuk mempererat silaturahmi untuk dan mepertegas keberadaan para pengurus.
Baca Juga: Rumahnya Ambruk, Satu Keluarga di Lebak Tinggal di Tenda Darurat Selama Dua Bulan
Selain itu, kebermanfaat bukan hanya sloga tetapi menjadi pembuktian bagi setiap pengurus.
MD KAHMI Lebak masa bhakti 2025-2030 akan melanjutkan perjuangan dalam memberikan kebermanfaatan para alumni.
Kehadiran para alumni saat ini merupakan bagian penting dalam regenerasi setiap pengurus untuk menciptakan insan cendekia yang unggul.
Baca Juga: Bukan Lagi Diam! Warga Cimarga Long March Tolak Tambang Pasir yang Merusak Lingkungan
Dalam upaya mengawal berbagai program pemerintah untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Lebak, Mastur menegaskan bahwa seluruh alumni HMI siap memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat.
“Sebagai alumni HMI yang notabene adalah mantan aktivis mahasiswa islam, tentu kami selalu ingin memberikan manfaat kepada masyarakat terutama dalam hal pembangunan generasi mendatang,” kata Mastur di akhir acara.
Mastur menjelaskan, anggota MD KAHMI Lebak berasal dari berbagai golongan mulai dari pemerintah, pengusaha, wartawan hingga akademisi.
Baca Juga: Banten Warriors Makin Ngeri, Stefano Lilipaly Resmi Gabung Dewa United
“Tentunya banyak sektor yang bisa kami manfaatkan untuk memberikan jalan bagi masyarakat. Masing-masing alumni sudah berkomitmen untuk menyalurkan kemampuannya sesuai dengan apa yang mereka mampu,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pelantikan, Nurul Huda, mengatakan bahwa pelantikan kali mengusung tema Berhimpun, Berkarya dan Berdaya Untuk Pembangunan Daerah.
Tema tersebut dibawa untuk menciptakan karakter berdaya. Menurutnya, tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen alumni untuk tak hanya hadir sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Mulai Juli 2025! UMKM Resmi Bisa Berjualan di Stadion Geger Cilegon, Ini Persyaratannya
“Tema ini kami bawa untuk menciptakan karakter yang berdaya bukan hanya di lingkungan HMI, tetapi juga dalam konteks sosial yang lebih luas. Harapannya, para alumni yang dilantik dapat menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa pelantikan tersebut menjadi titik awal untuk membangun kaderisasi yang tidak hanya aktif secara internal, tapi juga produktif menghasilkan karya dan terlibat dalam isu-isu pembangunan.***




















