BANTENRAYA.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lebak berbagi kebahagiaan dengan membelikan baju Lebaran untuk 50 warga kurang mampu, pada Minggu, 23 Maret 2025.
Program yang digagas oleh Fraksi PKS ini disambut antusias oleh masyarakat, terutama anak yatim dan dhuafa.
Sebanyak 50 warga dari berbagai daerah pemilihan (Dapil) di Kabupaten Lebak diajak langsung oleh para wakil rakyat untuk memilih dan membeli baju baru.
Baca Juga: Uang Dibawa Kabur Manajer, Anggota Koperasi BMT Muamaroh Ngaku Tak Bisa Cairkan Dana Rp200 Juta
Ketua DPD PKS Kabupaten Lebak, Iip Makmur, turut hadir dalam kegiatan ini dan menyampaikan kebahagiaannya bisa berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama anak-anak, warga yatim, dan dhuafa untuk bisa merasakan bareng indahnya berlebaran,” ungkap Ketua DPD PKS Lebak.
Ia juga menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi bentuk kepedulian dan kebersamaan yang menjadi bagian dari nilai perjuangan PKS.
Baca Juga: Jangan Harap Diproses, Lurah Banjarsari Bakal Tolak Permohonan Administrasi Tanpa Pengantar RT RW
“Ini bukan sekadar pemberian materi, namun wujud kepedulian dan kebersamaan yang menjadi nilai utama perjuangan kami,” tambahnya.
Selain itu, Iip berharap kegiatan ini dapat membawa manfaat dan semakin mempererat hubungan sosial di masyarakat.
“Semoga inisiatif ini membawa berkah bagi kita semua dan semakin mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat Lebak,” tegasnya.
Idul Fitri menjadi momen yang penuh kebahagiaan bagi umat Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan.
Perayaan ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, saling memaafkan, dan mempererat persaudaraan.
Selain itu, tradisi Lebaran juga identik dengan mudik, berbagi makanan khas seperti ketupat dan opor, serta memberikan zakat dan sedekah kepada yang membutuhkan.
Baca Juga: MERAPAT GAES! Banten Creative Festival 2025 Tawarkan Brand Lokal dengan Diskon 80 Persen
Kehangatan dan kebersamaan inilah yang membuat Idul Fitri selalu dinantikan setiap tahunnya. ***



















