BANTENRAYA.COM – 50 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Lebak tak satupun yang ngantor di jam kerja.
Pantauan Banten Raya di lokasi pada Senin, 23 Desember 2024 pukul 14.00 dan 15.30 WIB, tak ada satupun anggota DPRD Kabupaten Lebak yang terlihat beraktivitas di ruang kerjanya.
Bahkan, saat semua ruang komisi dan pimpinan didatangi, hanya ada beberapa staf yang terlihat beraktivitas.
Salah satu pegawai Sekretariat DPRD Kabupaten Lebak yang tak ingin disebut namanya mengaku tak tahu secara pasti kemana para anggota DPRD Lebak tersebut.
“Iya gak ada siapa-siapa (anggota) kang. Lagi pada di luar mungkin ya kegiatan. Tapi kalo jadwal kunjungan kerja ke luar saya juga kurang tau,” katanya saat dijumpai di depan ruang Komisi IV DPRD Lebak.
Dia menyebut, anggota DPRD Kabupaten Lebak sudah tak terlihat sejak pagi hari.
Biasanya, kata dia, sepinya aktivitas para anggota DPRD Kabupaten Lebak merupakan hal yang biasa.
Ia juga memberikan masukan kepada siapapun yang hendak bertemu dengan anggota DPRD Kabupaten Lebak, lebih baik ketika sedang menjalani kegiatan seperti paripurna.
“Biasanya memang ada, tapi ya paling beberapa anggota aja. Tapi kalau ada kegiatan kayak paripurna, nah baru ada,” terangnya.
Tak hadirnya para anggota DPRD Kabupaten Lebak rupanya berbarengan dengan aksi demonstrasi yang kebetulan digelar di depan Sekretariat DPRD Lebak oleh sejumlah mahasiswa.
Akibat mangkirnya para anggota, masa aksi merasa kecewa dan meminta agar para anggota DPRD Lebak dievaluasi kinerjanya.
“Tentu hal yang sangat disayangkan. Kita datang dengan penuh persiapan, tapi semua anggota DPRD Lebak mangkir di jam kerja. Tak ada satupun anggota yang bisa ditemui,” kata Sekretaris Umum HMI Cabang Lebak, Anan Al-Jihad.
Hingga saat ini, wartawan masih mencoba menghubungi Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari untuk dimintai keterangan.***



















