BANTENRAYA.COM – Walikota Serang Syafrudin mengungkapkan jika Kecamatan Serang sangat berbeda dengan kecamatan lainnya di Kota Serang.
Kecamatan Serang disebut Walikota Serang Syafrudin memiliki permasalahan yang kompleks mulai dari kekumuhan, persampahan, kemiskinan, pengangguran hingga kemacetan.
Permasalahan Kecamatan Serang yang kompleks disampaikan Walikota Serang Syafrudin pada acara Musrenbang RKPD Kecamatan Serang di Hotel Wisata Baru, Kota Serang, Senin 31 Januari 2022.
Baca Juga: Gubernur Banten Terbitkan Surat Edaran, Pembelajaran Tatap Muka Kini Hanya 25 Persen
“Kecamatan Serang berbeda dengan kecamatan yang lain, kompleks masalahnya. Semuanya ada di Kecamatan Serang, terutama masalah kekumuhan, ini menjadi tanggung jawab pak lurah,” ujar Syafrudin.
Ia mengungkapkap, selain kekumuhan, di Kota Serang pun terdapat banyak titik sampah liar.
Banyaknya tumpukan sampah liar ini sangat menganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Spesial Imlek! Chip Gratis Hingga 90B, Ini Kode Penukaran Higgs Domino Island 1 Februari 2022
“Sampah numpuk juga tidak bagus tidak baik untuk kesehatan. Karena kebersihan dan kesehatan termasuk pelayanan dasar,” katanya.
“Pelayanan dasar menjadi tanggung jawab pemerintah, sesuai visi misi walikota dan wakil walikota,” ucap dia.
Syafrudin memerintahkan kepada para lurahnya untuk sering terjun ke lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Bocah Difabel di Kabupaten Serang Dicabuli Kakek 67 Tahun Hingga Hamil
Langkah tersebut dilakukan untuk menampung aspirasi, sekaligus mengetahui permasalahan di masing-masing lingkungannya.
“Keliling ke masyarakat. Jangan enak-enakan itu menjadi tanggung jawab Pak lurah, Bu lurah, jadi harus tau kondisi yang terjadi di lapangan,” tuturnya.
“Jangan sampai ada persoalan lurahnya gak tau. Dan jangan sampai walikotanya tau lebih dulu. Jadi lurah harus tanggap terhadap lingkungan dan tanggap terhadap masyarakat,” jelas Syafrudin.
Baca Juga: Spoiler Serial Kaget Nikah Full Episode 8 A dan B: Lalita Tampil Anggun, Andre Luluh
Syafrudin menekankan, penyusunan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Serang tahun 2023 lebih dipertajam untuk kepentingan masyarakat.
Sebab, tahun 2023 merupakan masa akhir jabatan Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang.
“Saya menekankan kepada OPD dan camat untuk penyusunan musrembang hari ini itu lebih berpihak kepada masyarakat. Bila perlu 90 persen untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Syafrudin berharap, persoalan yang kompleks di Kecamatan Serang tersebut dapat terselesaikan di Musrenbang RKPD tahun 2023.
“Jadi hal hal yang krusial harus diselesaikan di Musrenbang ini,” pungkas dia.
Berdasarkan pantauan Bantenraya.com Musrenbang RKPD Kecamatan Serang dihadiri oleh Kepala Bappeda Kota Serang M. Ridwan, Kepala DPKP Kota Serang Nofriady Eka Putra.
Baca Juga: Profil dan Biodata Cho Yi Hyun, Pemeran Ketua Kelas Tsundere All of Us Are Dead
Kemudian turut hadir Kepala DLH Kota Serang Farach Richi, Plt Camat Serang Machfud Nawawi, para lurah se Kecamatan Serang, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. ***




















