BANTENRAYA.COM – Tercatat, volume sampah di Kota Serang tetap stabil dan tidak ada lonjakan selama libur Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru).
Catatan terkait volume sampah itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Farach Richi, Sabtu 1 Januari 2022.
Ia mengatakan, tak adanya peningkatan volume sampah lantaran mobilitas warga pada Nataru kali ini dibatas oleh kebijakan pemeirntah pusat dan Pemkot Serang.
Kebijakan itu diantaranya, Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.
Instruksi Walikota Serang Nomor 180/ 27- Huk/Instruksi/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 dan saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
“Volume (sampah-red) tetap sama seperti hari biasa. Tidak ada (lonjakan-red), karena memang tidak ada kebijakan yang mendatangkan mobilitas masyarakat,” ujarnya saat dihubungi Bantenraya.com melalui ponselnya.
Baca Juga: Seratusan Napi di Banten Menunggu Eksekusi Mati, Mayoritas Tersandung Kasus Narkotika
“Adanya arahan dari pemerintah pusat terkait mobilitas penduduk. Daya beli masyarakat juga masih rendah,” tuturnya.
Ia menyebutkan, volume sampah di Kota Serang selama libur Nataru dalam sehari kurang lebih mencapai ratusan ton.
“Sehari 120 ton sampah. Kebanyakan sampah rumah tangga,” ucap dia.
Baca Juga: Jadi Tren di Kalangan Artis Tanah Air, Benarkah Sprit Doll Berisi Arwah?
Farach Richi mengaku mengerahkan kekuatan penuh untuk mengangkut sampah-sampah di Ibukota Provinsi Banten selama Nataru.
“Kita kerahkan full. 30 Armada truk (150 personil) ditambah beberapa lajur reguler dengan cator,” katanya. ***



















