Minggu, 1 Maret 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Berbahaya, PLN Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-layang di Sekitar Jaringan Listrik

Muhamad Tohir Oleh: Muhamad Tohir
26 November 2021 | 13:08
Berbahaya, PLN Imbau Masyarakat Tidak Bermain Layang-layang di Sekitar Jaringan Listrik

Pegawai PLN memperbaiki jaringan listrik yang sedang mengalami gangguan. Salah satu penyebab terjadinya gangguan listrik yaitu karena layang-layang. PT PLN (Persero) UID Banten

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Sepanjang periode bulan Januari-November tahun 2021, PT PLN (Persero) UID Banten menunjukkan bahwa terdapat total 65 kali gangguan listrik dengan durasi padam selama 3.379 menit yang diakibatkan oleh layang-layang.

Senior Manager Distribusi PLN UID Banten, Putu Eka Astawa, menyebutkan bahwa bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik dapat menyebabkan pasokan listrik terganggu.

Apabila masyarakat bermain layang-layang, apalagi yang talinya menggunakan kawat, ini dapat  sangat berbahaya.

Baca Juga: Lahir dengan Selamat, Anak Kedua Raffi Ahmad Punya Nama Awalan R

“Karena kawat tersebut dapat menghantarkan listrik dan ketika mengenai jaringan listrik PLN, akan menyebabkan hubungan singkat atau korsleting yang dapat membahayakan nyawa serta berakibat terganggunya pasokan listrik yang akan turut mempengaruhi pasokan listrik ke rumah sakit rujukan Covid 19, sentra vaksinasi, dan produsen oksigen yang sangat penting perannya dalam penanganan pandemi,” ujar Putu.

Untuk itu PLN mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik PLN, apalagi menggunakan layang-layang bertali kawat yang dapat menghantarkan listrik.

Hal ini demi keselamatan dan keamanan masyarakat dari bahaya sengatan listrik serta kelancaran pasokan listrik.

Baca Juga: Nagita Slavina Lahirkan Anak Kedua, Ini Harga Strollernya Yang Setara Rumah

“Kami memahami bahwa salah satu hobi yang digemari masyarakat kita adalah bermain layang-layang,” lanjut Putu.

Kendati demikian, masyarakat wajib memperhatikan lokasi bermain, pilihlah lokasi yang lapang dan jauh dari jaringan listrik sehingga tidak menimbulkan bahaya, baik bagi pemain maupun gangguan di jaringan listrik dan tentu tidak mengakibatkan terganggunya kepentingan umum.

BACAJUGA:

IMG 20250909 WA0008

Budi Rustandi Tidak Restui Nanang Saefudin Hijrah ke Pemprov Banten

9 September 2025 | 08:20
puluhan ribu pelajar di Kota Serang belum dapat MBG

74.166 Pelajar di Kota Serang Belum Menerima Manfaat MBG

7 September 2025 | 22:05
gusdurian

GUSDURian Serang Raya Resmi Ganti Koordinator, Presidium Baru Siap Dorong Gerakan Pemuda Lintas Iman

7 September 2025 | 15:28
Branch Office BRI Serang

Branch Office BRI Serang Sambut HPN 2025 dengan Beragam Promo

7 September 2025 | 13:37

Diungkapkan Putu, PT PLN (Persero) UID Banten telah menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat untuk bermain layang-layang secara aman dengan menjauhi jaringan listrik.

Baca Juga: Empat Pelajar Viral Bawa Sajam Akhirnya Ditangkap Polisi

Sosialisasi dilakukan, baik melalui sosial media milik PLN, media cetak, media online, dan radio-radio daerah.

“Petugas kami juga langsung turun ke lapangan guna menyebarkan informasi terkait bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, serta mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat untuk membantu misi kami dalam mengedukasi masyarakat untuk semakin peduli dan bertanggung jawab dalam bermain layang-layang secara cara aman dengan menjauhi jaringan listrik,” jelas Putu.

Untuk itu pihaknya juga selalu mengingatkan masyarakat agar pro aktif melaporkan jika menemukan layang-layang yang tersangkut di jaringan PLN.

Baca Juga: Pemerintah Siap Melaksanakan Putusan MK atas Pengujian Formil UU Cipta Kerja

Jangan pernah menyentuh secara langsung tanpa menggunakan alat pelindung diri yang sesuai apalagi sampai menarik tali kawat secara langsung dengan tangan kosong.

Hal ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan cedera bahkan kematian karena muatan listrik yang tidak terlihat secara kasat mata bisa dihantarkan oleh tali kawat tersebut.

Untuk itu, disarankan kepada masyarakat untuk bisa segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau melalui contact center PLN 123, agar petugas yang selalu dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD) lengkap akan menanganinya dengan aman.

Baca Juga: Kabupaten Lebak Sudah Nihil Kasus Covid-19

Untuk itu ayo segera download aplikasinya karena Semua Makin Mudah dengan PLN Mobile. ***

Editor: Administrator
Tags: jaringan listriklayang-layang tersangkut tiang listrikPLN UID Bantentersengat
Previous Post

Lahir dengan Selamat, Anak Kedua Raffi Ahmad Punya Nama Awalan R

Next Post

Capaian Baru 39 Persen, Pemerintah Kecamatan Waringinkurung Genjot Vaksinasi

Related Posts

IMG 20250909 WA0008
Kota Serang

Budi Rustandi Tidak Restui Nanang Saefudin Hijrah ke Pemprov Banten

9 September 2025 | 08:20
puluhan ribu pelajar di Kota Serang belum dapat MBG
Daerah

74.166 Pelajar di Kota Serang Belum Menerima Manfaat MBG

7 September 2025 | 22:05
gusdurian
Kota Serang

GUSDURian Serang Raya Resmi Ganti Koordinator, Presidium Baru Siap Dorong Gerakan Pemuda Lintas Iman

7 September 2025 | 15:28
Branch Office BRI Serang
Kota Serang

Branch Office BRI Serang Sambut HPN 2025 dengan Beragam Promo

7 September 2025 | 13:37
Prof Tihami
Daerah

Kabar Duka! Prof Tihami, Guru Besar UIN SMH Banten Tutup Usia di Usia 74

5 September 2025 | 14:47
Sekda Kota Serang
Daerah

Sekda Kota Serang Langsung Tantang Kepala Dindikbud yang Baru, Sukseskan Serang Cerdas

4 September 2025 | 21:16
Load More

Popular

  • Seremonial purna tugas Kepala Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten Agus M Tauchid Jumat (27/2/2026) dihadiri Gubernur Banten Andra Soni. (Muhamad Tohir/ Bantenraya.com)

    Pensiunnya Kepala Distan Banten Agus Tauchid Jadi Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Banten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Budi Rustandi Tegaskan Pemkot Serang Tidak Zalim, Gaji Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu Telah Dibayar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mitra Strategis Pemerintah, Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Serang Periode 2026-2031 Dilantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dindikbud Banten Gelar Forum Renja OPD 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Cilegon Siapkan 50 Bus Mudik Gratis, Pendataran Segera Dibuka Via Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPKP Banten Pelototi Perencanaan Penganggaran Pemkot Serang, 5 Sektor Jadi Sorotan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengisian 6 Pejabat Eselon II Pemkot Cilegon Setelah Mutasi Eselon III dan IV

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isi Ramadan, DKM Musala Nurul Yakin Bojonegara Gelar Pelatihan Hisab Rukyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Pemprov Banten kembali membuka pendaftaran mudik gratis

Banyak yang Mengundurkan Diri, Pemprov Banten Buka Ulang Pendaftaran Mudik Gratis

24 Februari 2026 | 14:42
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Yandri susanto, Wakil Ketua DPP PAN. (Gillang/Bantenraya.com)

Yandri Susanto Minta PAN Kota Cilegon Menangi Pileg 2029

28 Februari 2026 | 21:52
Ilustrasi observasi Excersice Inducesed Asthma. (Dokumentasi Bethsaida Serang)

Jangan Sepelekan Sesak Saat Latihan, Bisa Jadi Tanda Exercise Induced Asthma

28 Februari 2026 | 19:03
Kantah Kab Serang

Kantah Kab.Serang : Menjaga Rumah Ibadah, Menjamin Ketenangan Umat

28 Februari 2026 | 17:46
Pemateri Muhamad Nurdin menyampaikan materi dalam pelatihan Hisab Rukyat yang digelar DKM Mushala Nurul Yakin, Kampung Cinadul, Suskur Gading, Bojonegara, Serang, Jumat 27 Februari 2026 malam.

Isi Ramadan, DKM Musala Nurul Yakin Bojonegara Gelar Pelatihan Hisab Rukyat

28 Februari 2026 | 17:27

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda