BANTENRAYA.COM – Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Serang melakukan pemangkasan pohon-pohon yang berpotensi tumbang saat hujan deras.
Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Serang Suharto mengatakan, pemangkasan rutin dilakukan lantaran pohon sudah menjulang tinggi, dan berpotensi patah atau roboh sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan.
“Dikhawatirkan karena sekarang sudah musim hujan, takut ada pohon tumbang dan membahayakan pada masyarakat yang melewati jalan itu,” ujar Suharto, dihubungi Bantenraya.com via ponselnya, Selasa 9 November 2021.
Baca Juga: DPRD Kota Serang Sepakati Dana Cadangan untuk Pilwalkot 2024
Suharto mengaku, pihaknya pun rutin memantau kondisi pohon di beberapa titik di Kota Serang.
“Yang kita pantau ada pohon yang rawan patah di wilayah Serang City arah Taman Grup 1 Kopassus,” katanya.
“Kemudian, di Benggala juga ada pohon yang udah terlalu tinggi, itu kita pangkas sebelum patah,” imbuhnya.
Baca Juga: Ribuan KK Sudah Tak Aktif, Disdukcapil Kota Cilegon Geber Pemutakhiran Data Kependudukan
Kasi Pemeliharaan DLH Kota Serang Maryam mengatakan, selain pemangkasan rutin, pihaknya pun memangkas atau menebang pohon lantaran ada permohonan dari masyarakat.
“Selain pemangkasan rutin, kita juga banyak menerima permintaan penebangan atau pemangkasan pohon dari masyarakat,” kata Maryam.
Maryam menuturkan, kegiatan pemangkasan pohon masih banyak yang belum terealisasi, karena banyaknya permohonan bantuan penebangan atau pemangkasan pohon dari masyarakat dan dibeberapa titik ruas jalan di Kota Serang.
Baca Juga: Felicya Angelista dan Caesar Hito Dikarunai Anak Pertama, Ini Nama Putri Beserta Artinya
Kondisi itu seperti terjadi di jalur Kepandean, Taman Kopassus, di jalur jalan Kasemen di jalan Benggala, jalur sampe ke Terminal Pakupatan dan jalan Sempu sampai Kemanisan Curug.
“Banyak dan belum semuanya terealisasi karena warga yang ngirim surat pengajuan penebangan pohon ke DLH,” katanya. ***



















