BANTENRAYA.COM – Warga Kelurahan Unyur, Kota Serang menyumpahin mati bagi oknum warga yang membuang sampah sembarangan di ruas Jalan Frontage, tepatnya di seberang pintu gerbang Perumahan Banten Indah (BIP), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang.
Sumpah itu tertuang dalam sebuah spanduk yang bertuliskan “Innalillahi wa innailaihi rojiun turut berduka cita yang buang sampah di sini” yang terpasang di salah satu tembok di ruas jalan tersebut.
Lurah Unyur Agus Sulaeman mengatakan, spanduk itu dipasang sebagai bentuk larangan sekaligus sindiran keras kepada oknum warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.
Baca Juga: Berikut 10 Kode Redeem Mobile Legend 8 November 2021 Terbaru
“Itu karena tidak digubris oleh sebagian oknum warga yang buang sampah sembarangan. Saking kesalnya imbauan tidak dihiraukan, makanya warga pasang spanduk itu,” ujar Agus, dihubungi Bantenraya.com via ponselnya, Minggu 7 November 2021.
Ia menyebutkan, pemasangan spanduk bernada sindiran itu sejak satu bulan yang lalu. “Yang masang warga BIP dan RW 26 TBL. Justru atas izin dan persetujuan dari kita pihak kelurahan,” ucap dia.
Agus Sulaeman menilai langkah upaya tersebut dianggap cukup efektif untuk menyindir oknum warga yang sering membuang sampah sembarangan di ruas jalan frontage. “Sementara cara tersebut cukup efektif, karena imbauan selama ini tidak digubris oleh sebagian oknum warga yang buang sampah sembarangan,” katanya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan, Berikut Ini Kode Redeem Free Fire 8 November 2021
Selain di ruas Jalan Frontage, ia mengaku memasang spanduk imbauan dilarang buang sampah di beberapa titik lainnya. Yakni di Terowongan Kidemang, depan SDN Unyur, depan Indomaret Unyur, dan Jalan TBL dan BIP.
“Tidak hanya di depan BIP saja. Di lokasi lain kita sudah buat tapo hilang spanduk imbauan dan larangannya,” tutur Agus.
Agus Sulaeman mengaku tidak tahu persis siapa oknum warga yang membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut. Namun yang jelas adanya tumpukan sampah liar mengganggu kesehatan dan kenyamanan. “Mungkin yang lewat tau warga mananya. Ya baunya dan ngerusak pemandangan,” akunya.
Baca Juga: Pajero dan Fortuner Tak Cocok Buat Kebut-kebutan, Berikut Penjelasannya
Agus Sulaeman mengatakan, pihaknya berencana akan membuat taman di lokasi yang dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan.
“Kita sedang ajukan izin ke pipa gas akan membuat taman dengan dukungan dari DLH dan DPUPR. Kita juga sedang kaji untuk di lingkungan BIP dan TBL dengan adanya bank sampah nanti,” terang Agus. ***



















