BANTENRAYA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Serang disetop sementara.
Penghentian sementara ini berimbas pada keberlangsungan penerima manfaat MBG di Kecamatan Cipocok Jaya, sehingga sebaran MBG di Kota Serang jadi berkurang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, program MBG disetop sementara, karena masih dalam proses penyelesaian administrasi.
Baca Juga: Rayakan Harlah ke-52, DPD KNPI Pandeglang Soroti Isu Lingkungan dan Penolakan Sampah Kiriman
Penghentian sementara layanan MBG dimulai pada hari Senin, 14 Juli 2025 dan akan berlangsung hingga
proses pembaruan data di sistem Badan Gizi Nasional (BGN) selesai.
Kepala SD Negeri Banjarsari 5, Anton Setiabudi membenarkan layanan MBG di sekolahnya dihentikan sementara waktu.
Baca Juga: Wabup Ungkap Kriteria yang Harus Dimiliki Calon Sekda Katanya Berkumis Tipis dan Suka Pantun
“MBG lagi off ini dari pas masuk belum mulai lagi,” ujar Anton, Jumat 25 Juli 2025.
Ia menuturkan, penghentian sementara layanan MBG terjadi sejak awal masuk sekolah tahun ajaran baru 2025-2026.
“Dari 14 Juli pas masuk sekolah. Libur kan nggak, nah dari libur sampe sekarang belum mulai lagi,” ucap dia.
Baca Juga: Pembangunan Belasan Sekolah di Kabupaten Serang Rusak Masih Tersendat DAU Pusat
Anton mengaku pihaknya belum bisa memastikan layanan MBG akan beroperasi kembali di SD Negeri Banjarsari 5.
“Iya belum tahu,” katanya.
Namun, lanjut dia, pihaknya sudah diminta oleh pihak terkait untuk data siswa terbaru penerima manfaat MBG.
“Tapi udah ada WA meminta data terbaru. Tapi belum kasih tanggal kapan mulainya lagi,” tutur Anton.
Baca Juga: Dewan Kabupaten Serang Tak Ingin Sekda dari Luar Pemkab Serang
Anton mengungkapkan, SD Negeri Banjarsari 5 menerima layanan MBG pagi dan siang hari.
“MBG diterima untuk yang sekolah pagi jam 9 dan untuk yang sekolah siang jam 11-12,” ungkap dia.
Ia menyebutkan, jumlah layanan MBG yang diterima SD Negeri Banjarsari 5 sebelum dan sesudah tahun ajaran baru mengalami perubahan.
Baca Juga: 9.704 PPPK Diberikan SK 1 Agustus 2025, Pemprov Banten Siapkan Rp287 Miliar Gaji
“Yang lama 2024-2025 (694 orang), yang baru 2025-2026 (737 orang),” sebutnya.
Menurut Anton, penundaan layanan MBG tidak terjadi di semua wilayah kecamatan di Kota Serang.
“Setau saya cuman dapur Puri Kartika aja,” kata Anton.
Baca Juga: Hari Hepatitis Sedunia, Kenali Ini 5 Gejalanya Jika Terserang Penyakit Ini
Ia membeberkan, penundaan layanan MBG tidak terjadi di dua kelurahan di Kecamatan Cipocok Jaya.
“Kalau setau saya untuk SD Negeri di Kelurahan Banjarsari dan Banjar Agung.
SDN Banjarsari 1 sampai 5 dan SDN Banjaragung 1 sampai 4,” bebernya. ***




















