BANTENRAYA.COM – Polsek Kasemen akhirnya mendapatkan kesimpulan penyebab kematian Jusran Sihotang (51).
Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di teras rumah di Perumahan Banten Indah Permai (BIP), Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Kamis 19 Juni 2025 kemarin.
Kapolsek Kasemen, Iptu A. Nasihin mengatakan dari hasil pemeriksaan Kepolisian, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan akibat tindak kejahatan.
Baca Juga: Begini Penjelasan Diskon Tarif Pajak Kendaraan Listrik, Simak Agar Tidak Salah Paham!
“Dari pemeriksaan luar yang dilakukan rumah sakit Bhayangkara tidak ada itu (indikasi korban kejahatan-red),” katanya, Jumat 20 Juni 2025.
Nasihin menerangkan korban diduga tewas terjatuh, menyebabkan luka di kepala yang diduga menjadi penyebab kematiannya.
“Iya jatuh kebentur,” terangnya.
Baca Juga: Diprotes Karena Pemeringkatan SPMB Banten 2025 Tertutup, Andra Beri Penjelasan
Selain itu, Nasihin mengungkapkan pihak keluarga tidak melaporkan peristiwa itu, lantaran dianggap sebagai musibah.
“Ada permintaan keluarga untuk tidak di otopsi,” ungkapnya.
Diketahui sebelumnya, mayat Jusran Sihombing pertama kali dilaporkan oleh Naziah (28), seorang ibu rumah tangga yang merupakan tetangga korban.
Saat itu, Naziah tengah melintas di depan rumah rumah korban, dan melihat tubuh korban tengkurap dan bersimbah darah.
Setelah melihat itu, Naziah berteriak meminta pertolongan warga sekitar dan segera menghubungi pihak kepolisian.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Andra Soni Minta Masyarakat Laporkan Calo SPMB, Pemprov Banten Jamin Kerahasiaan Pelapor
Dari hasil penyelidikan awal, petugas menemukan barang bukti berupa sebilah pisau dapur disamping tubuh korban. ***



















