BANTENRAYA.COM – Walikota Cilegon Robinsar menegaskan tak segan-segan akan melakukan mutasi jabatan jika terdapat pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD) yang ikut serta terlibat dalam mempersulit investasi masuk ke Kota Cilegon.
Robinsar telah bertemu dengan Kementerian Investasi, Gubernur Banten, dan Kapolda Banten, usai video pihak Kadin Cilegon yang meminta jatah proyek kepada PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang menjadi sorotan publik.
Ia menegaskan, bahwa Kota Cilegon yang selaku kota industri perlunya menjaga iklim investasi.
Baca Juga: 900 Ruang Kelas Rusak, Pemkab Pandeglang Anggarkan Rp75 Miliar untuk Perbaikan
Seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan, diminta olehnya untuk dapat mendukung dan mempermudah segala bentuk investasi yang masuk ke Kota Cilegon.
“Kita mengajak kepada semuanya, OPD, camat, lurah, kita tidak boleh main-main dan harus serius dalam berinvestasi. Tidak ada yang boleh mempersulit proses investasi,” kata Robinsar kepada Banten Raya, Kamis 15 Mei 2025.
Dirinya juga menegaskan, tak akan segan melakukan mutasi jika terdapat pegawai Pemkot Cilegon yang terlibat dalam mempersulit investasi.
Baca Juga: Maksimalkan Efisiensi Anggaran, Pemkot Cilegon akan Lelang 78 Mobil Dinas OPD
“Saya akan mengawal siapa yang bermain-main mempersulit akan kita tindak tegas, bila perlu akan kami mutasi,” tegasnya.
Menurutnya, banyaknya investasi yang akan masuk ke Kota Cilegon nantinya akan sangat berdampak pada perekonomian dan kemajuan Kota Cilegon.
“Harus sama-sama kita jaga, bukan hanya Pemkot Cilegon saja tapi masyarakat juga perlu menjaga iklim investasi di Kota Cilegon,” ucapnya.
Kata dia, dirinya telah menyampaikan kepada pihak industri apabila menemukan OPD, lurah, camat, atau yang lainnya terbukti mempersulit investasi untuk tidak segan melaporkan hal tersebut kepada dirinya langsung.
“Saya sudah sampaikan juga ke pihak industri kalau memang ada kesulitan yang terkait investasi dari OPD kami yang nakal, yang mempersulit akses bapak ibu, sampaikan kepada kita, nanti akan kita tegaskan,” jelasnya.
Selain itu, ia menyampaikan, setelah melakukan proses mediasi proyek Chandra Asri Alkali (CAA) tersebut tetap akan dilanjutkan.
Baca Juga: Andra Bakal Tinjau Ulang Penunjukan Pejabat Plt di Bapenda
“Alhamdulillah tidak merubah keputusan CAA dan tetap akan melakukan pembangunan investasinya, namun kedepannya perlu ada kebijakan hukum, semuanya perlu menjaga iklim kondusifitas iklim investasi,” pintanya.***

















