BANTENRAYA.COM – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cilegon terkena efisiensi anggaran Rp 800 juta tak mempengaruhi pelayanan penanganan kebakaran dan lain-lainnya.
Sekretaris pada Dinas Damkar Cilegon Muhammad Muiz mengatakan, pihaknya terkena efisiensi anggaran Rp 800 juta dari total anggaran Rp 8 miliar.
Namun, pemangkasan tersebut tak berpengaruh pada program pelayanan kebakaran dan pelayanan Damkar yang lainnya.
Baca Juga: Okupansi Hotel Swiss-Belinn Cikande Meningkat 60 Persen, Capai 5.000 Pengunjung Iftar Ramadan
“Memang kita terkena efisiensi anggarannya Rp 800 juta, tapi kita pastikan itu tidak akan menganggu ke pelayanan Damkar seperti pelayanan penanganan kebakaran, dan lain-lain,” kata Muiz kepada Banten Raya, Selasa 25 Maret 2025.
Ia menjelaskan, terdapat beberapa program yang terkena pemangkasan anggaran salah satunya perjalanan dinas.
“Yang terkena pemangkasan anggaran yang urgensinya rendah seperti perjalanan dinas, dan beberapa program lainnya, kita ga punya acara ceremonial juga, seragam juga kena,” jelasnya.
Baca Juga: H-5 Lebaran Idul Fitri, Penjual Kue Kering di Kota Cilegon Raih Omzet Rp 5 Juta Dalam Satu Hari
Untuk program seragam Damkar, pihaknya membatalkan pengajuan seragam lapangan untuk personel karena pemangkasan anggaran.
“Seragam saya rasa masih bisa digunakan untuk sehari-hari, sebagian dihilangkan sebagian masih ada karena kita seragamnya banyak ya. Saya hilangkan untuk lapangan, masih aman seragam,” ucapnya.
Ia mengungkapkan, terdapat beberapa program Damkar Cilegon yang tak dapat diganggu oleh pemangkasan anggaran.
Baca Juga: Warga Banten Tak Kapok Pinjol Meski Sering Ditagih Debt Collector
“Yang bisa diganggu itu seperti untuk pemeliharaan mobil, bbm, konsumsi anggota, gaji pegawai, sarpras Damkar, dan ada beberapa lagi. Insyallah masih aman,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga kini menunggu realisasi Walikot Cilegon Robinsar yang akan memberikan mobil unit baru untuk Damkar Cilegon sebagai transportasi pelayanan kepada masyarakat Kota Cilegon.
“Pak Walikota sudah kunjungan ke kantor dan kita juga sudah bilang untuk adanya penambahan unit yang baru karena 3 mobil lama kita sudah tua. Kita harap semoga bisa direalisasikan, tidak harus sekarang tidak apa-apa,” pungkasnya. ***


















