BANTENRAYA.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperimdag) Kota Cilegon menggelar bazar ramadan di 8 Kecamatan.
Dimana bazar ramadam tersebut merupakan bagian dari 100 hari kerja Walikota Cilegon Robinsar dan Wakil Walikota Cilegon Fajar Hadi Prabowo.
Bazar murah sendiri diklaim merupakan program untuk menjaga stabilitas harga sembako yang mahal di pasaran.
Baca Juga: Jalan Menuju SMPN 5 Cilegon dan Perumahan Pemda Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
Kepala Disperindag Kota Cilegon Andriyanti menjelaskan, untuk perdana bazar ramadan sendiri digelar di Islamic Center Kecamatan Jombanh pada Rabu (12/3) dan akan berakhir di Kecamatan Pulomerak di Kantor Kecamatan.
“Ada 8 titik dan dimulai pada hari ini (kemarin-red). Nanti akan diakhiri di Pulomerak,” katanya, Rabu (12/3).
Andriyanti menyatakan, berharap dengan adanya intervensi bazar ramadan yang sangat murah, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan yang terjangkau.
Baca Juga: Aman untuk Dikonsumsi Masyarakat, Keswan Pandeglang Pastikan Keamanan Pangan Hewani Selama Ramadan
“Ini program 100 hari. Menjaga stabilitas dan pengendalian inflasi,. Ada 1.000 paket bazar murah dengan harga hingga 50 persen potongan,” imbuhnya.
Amdriyanti memaparkan, bazar ramadan yang digelar juga tidak menggunakan dana APBD. Tapi merupakan kerjasama dengan industri BUMN, bank, ritel dan beberapa lainnya.
“Ada bulog, ritel, Bank BJB dan benerapa industri lainnya. Ini juga tanpa menggunakan APBD Kota Cilegon,” paparnya.
Baca Juga: Aminin Travel Resmi Beroperasi, Buka Pendaftaran Haji dan Umroh di Banten
Sementara itu, Walikota Cilegon Robinsar menyampaikan, setiap ramadan harga serba mahal. Dengan adanya program ini maka bisa mengendalokan laju inflasi karena harga sangat tinggi.
“Jadi sekaramg 8 titik. Sebelumnya hanya ada 1 titik saja. Ini dalam rangka memfasilitasi masyrakat menjangkau harga sembako murah dan mengendalikan inflasi,” katanya.
Robinsar menegaskan, kedepan ia berharap bazar murah tidak hanya ada di ramadan saja. Tapi hari-hari berikutnya juga terus dilakukan.
Baca Juga: Pemudik Diminta Waspada, BPBD Ingatkan 2 Titik Rawan Longsor Arus Mudik Lebaran di Lebak
“Saya ingin ini tidak hanya ramadan. Tapi setiap bulan ada bazar untuk bisa mengendalikan harga,” pungkasnya.***

















