BANTENRAYA.COM – Para ASN di Kota Cilegon mengaku sudah pusing tujuh keliling memenuhi kebutuhan dan menutup hutang kredit.
Hal itu terjadi lantaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) para ASN dan pejabat sampai sekarang khususnya Januari tak kunjung cair.
Tidak cairnya TPP ASN tersebut lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon sekarang tengah focus mengumpulkan uang untuk pembayaran pihak ketiga yang gagal bayar pada 2024.
Baca Juga: Tak Usah Lagi ke Jakarta, Kini Sekolah Internasional Jenjang SMP Hadir di Kota Cilegon
Bahkan, terprediksi dengan belum normalnya keuangan atau pendapatan, maka TPP ASN bisa jadi akan dicarikan pada Maret atau April nanti.
Pemkot Cilegon sendiri setiap bulannya menganggarkan sebesar Rp40 miliar per bulan untuk membayar TPP ASN.
Bahkan, jika dijumlahkan dengan gaji dan tunjangan walikota, wakil dan juga anggota DPRD Kota Cilegon jumlahnya mencapai Rp70 miliar per bulan.
Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, BRI Cabang Pandeglang Gelar Work Life Balance untuk Karyawan
Salah satu ASN di Pemkot Cilegon yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan, sampai sekarang belum ada informasi TPP akan dicairkan.
“Ini sudah akhir Januari belum ada informasi pencairan TPP,” katanya, Jumat 31 Januari 2025.
Bahkan, paparnya, menurut sejumlah informasi dari pejabat, anggaran sendiri masih dikumpulkan untuk membayar hutang pemerintah kepada pihak ketiga sebesar Rp90,9 miliar di Februari.
Baca Juga: Orang Lebanon Tertawa dan Terkejut Melihat Oknum Habib atau Keturunan Rasul di Indonesia
“Artinya Februari juga bisa jadi tidak bisa realisasi lagi anggaran. Karena tersedot untuk bayar hutang,” ujarnya.
Untuk pinjaman sendiri, ujarnya, agak kesulitan jika di koperasi dan BJB.
“Kalau di koperasi jumlahnya sedikit dan diprioritaskan untuk pejabat. Kalau di BJB juga masih belum bisa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Cilegon Dana Sujaksani tidak memberikan jawaban soal kapan pencairan TPP ASN bisa dilaksanakan. ***

















