BANTENRAYA.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cilegon telah mencatat penduduk Kota Cilegon selama 2024 mencapai 476.867 jiwa.
Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Profil Kependudukan pada Disdukcapil Kota Cilegon Era Yusnita mengatakan, data penduduk Kota Cilegon tahh 2024 meningkat dibandingkan dengan data penduduk 2023.
Berdasarkan data pada Disdukcapil Kota Cilegon, penduduk Kota Cilegon didominasi oleh kaum laki-laki.
Baca Juga: Banyak Merugikan Nelayan, Ombudsman RI Minta Pagar Laut Segera Dibongkar
“Tahun 2024 jumlah penduduknya sebanyak 476.867 jiwa, perempuan 235.675 jiwa dan laki-laki 241.192 jiwa. Lebih banyak laku-laki,” kata Era kepada Banten Raya, Rabu (15/1).
Jumlah penduduk Kota Cilegon tahun 2024 tersebut, kata dia, jumlahnya meningkat dibandingkan tahun 2023 sebanyak 464.716 jiwa.
Ia mengungkapkan, tahun 2024 sebanyak 13.473 jiwa warga Kota Cilegon melakukan perpindahan ke luar Kota Cilegon.
Baca Juga: Ditagih Janji, Walikota dan Wakil Walikota Serang Budi-Agis Diminta Pembuktian Visi dan Misi
“Jumlah perpindahan itu lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk datang dan menetap di Kota Cilegon yang jumlahnya mencapai 14.188 jiwa,” ungkapnya.
Sementara itu, ia menyampaikan, sebanyak 332.733 warga Kota Cilegon telah melakukan perekaman KTP-el selama 2024 dengan mencapai 99,15 persen.
“Selama 2024 ini perekaman KTP-el jumlah penduduk yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 332.733 orang dan ini sudah setara dengan 99,15 persen,” ucapnya.
Berdasarkan data pada Disdukcapil Kota Cilegon, jumlah penduduk berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) 2 pada 2024 sebanyak 476,867 orang dan yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 332.733 orang.
Tak hanya itu, menurutnya, warga Kota Cilegon juga telah melakukan aktivasi identitas kependudukan digital (IKD) atau KTP Digital sebanyak 13.583 jiwa.
“Tahun 2024 warga Kota Cilegon yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 332.733 orang, sedangkan warga yang sudah melakukan aktivasi KTP digital sebanyak 13.583 jiwa,” pungkasnya. ***

















